Terdapat 76 Titik Rawan Banjir di Kota Tangerang, Terbanyak Kecamatan Larangan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang sudah memetakan lokasi banjir.

ISTIMEWA
Genangan banjir di Jalan Nusa Indah, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (1/11/2020). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang sudah memetakan lokasi banjir. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang sudah memetakan lokasi banjir.

Setidaknya ada 76 titik rawan banjir yang sudah dipetakan BPBD Kota Tangerang selama musim hujan yang akan tiba pada penghujung tahun 2020 sampai awal tahun 2021.

"Ada sekitar 76 titik rawan banjir," ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Febi Darmawan, Kamis (10/12/2020).

Titik banjir tersebut tersebar di 76 lingkungan RW se-Kota Tangerang.

Dari data yang diterima, titik-titik banjir ini didominasi di Kecamatan Larangan.

"Penyebab terjadinya banjir karena luapan kali dan curah hujan yang tinggi," sambung Febi.

Pemerintah Kota Tangerang pun telah mengantisipasi terjadinya banjir memasuki musim hujan di Kota Tangerang.

Baca juga: Isolasi Mandiri di RS Rujukan, 44 Pasien Covid-19 Berangkat dari Puskemas Ciracas

Baca juga: Temukan Bukti Laskar FPI Miliki Senjata Api, Kabareskrim: Ada Jelaga di Tangan Pelaku

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meminta peran aktif masyarakat dan pihak-pihak lainnya seperti swasta secara masif untuk turut membantu dalam penanganan bencana, terutama dalam hal menjaga lingkungan sekitar.

"Sama-sama kita memelihara kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan agar tidak terjadi lagi bencana banjir di Kota Tangerang," ucap Arief beberapa hari lalu.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved