Breaking News:

Pilkada Kota Depok

Bawaslu Depok Dapat Laoran Dugaan Politik Uang di Sawangan, Bagi-bagi Amplop Isinya Rp 30 Ribu

adan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menemukan adanya dugaan politik uang pada proses pelaksanaan Pilkada Kota Depok 2020.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Ketua Bawaslu Depok Luli Barlini saat ditemui di Balaikota Depok, Senin (28/1/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menemukan adanya dugaan politik uang pada proses pelaksanaan Pilkada Kota Depok 2020.

Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini, menjelaskan, dugaan politik uang ini berawal ketika pihaknya mendapat laporan dari masyarakat.

"Ada laporan dari masyarakat tentang adanya dugaan money politik," kata Luli dikonfirmasi wartawan, Jumat (11/12/2020) sore.

Berdasar informasi yang ia terima, Luli menjelaskan, ada dugaan politik uang berupa pembagian amplop pada pemilih berisi uang tunai Rp 30 ribu.

"Sementara berupa uang Rp 30 ribu. Tapi maksud saya saya dan teman-teman akan menelusuri apakah hanya uang saja, atau memang ada hal-hal lain kan itu harus dikembangkan dulu dilihat lagi," kata Luli.

"Ini masih dugaan, asas praduga tak bersalah nya tetap berjalan dan penelusuran berproses apakah ada unsur atau tidak. Ada laporan dan kita menduga itu money politics," tambahnya.

Lebih lanjut, Luli berujar dugaan politik ini terjadi ditemukan di daerah Sawangan.

"Daerah Sawangan kalau gak salah. Aku cek dulu deh takut salah," pungkasnya.

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved