Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Dalam Seminggu Terakhir, Kasus Positif Covid-19 di Ciracas Naik

Dalam sehari, jumlah pasien positif Covid-19 yang dirujuk ke RSD Covid, hotel rujukan maupun graha fluktuatif

TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Masyarakat menunggu di Puskesmas Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (11/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Ciracas, Jakarta Timur masih tinggi.

Hal ini diungkapkan oleh Kasatpol UKM Puskesmas Kecamatan Ciracas, dr Yuni Astuti.

Menurut Yuni, dalam seminggu terakhir kasus terkonfirmasi positif masih cukup tinggi.

Dalam sehari, jumlah pasien positif Covid-19 yang dirujuk ke Rumah Sakit Darurat Covid, hotel rujukan maupun graha yang merupakan fasilitas pemerintah selalu fluktuatif.

Meski masih dalam proses pendataan, Yuni Astuti memperkirakan pada hari ini jumlah pasien yang dipindahkan dari Puskesmas Kecamatam Ciracas ke fasilitas pemerintah guna isolasi mandiri masih cukup banyak.

"Jadi memang pemberangkatan kasus positif covid terkonfirmasi itu akhir-akhir ini memang meningkat. Jadi memang setiap hari tambah banyak dan kita harus memberangkatkan ke isolasi mandiri yang disediakan oleh pemerintah DKI untuk memutus mata rantai Covid-19," katanya di Jakarta Timur, Jumat (11/12/2020).

Sejauh ini, kasus positif Covid-19 di wilayah Ciracas masih didominasi oleh klaster keluarga.

Baca juga: Evakuasi Pasien Covid-19 Cenderung Tinggi di Hari Senin, Begini Penjelasan Puskesmas Ciracas

Baca juga: Klarifikasi Warga Depok Makan Tepung Goreng: Ngaku Salah karena Bukan Cuma Sekali Terima Banprov

Baca juga: Ngaku Pernah Peluk Mantan, Billy Syahputra Nangis Minta Maaf ke Amanda Manopo: Jangan Marah Ya

Oleh sebab itu, Puskesmas Kecamatan Ciracas terus melakukan tracing pada keluarga maupun individu yang melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19.

"Jadi kasus positif yang banyak ini OTG atau orang tanpa gejala dan gejala ringan. Jadi jangan sampai nanti dia di masyarakat, gejalanya semakin berat, malah semakin tidak ada yang memantau. Intinya, kurang lebih seminggu ini ya naik, naik sekali angkanya," kata Yuni.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Erik Sinaga
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved