Breaking News:

Pernikahan Putri Habib Rizieq

Mantan Wali Kota Jakpus Terancam Turun Jabatan Imbas Kerumunan Hajatan Putri Rizieq Shihab

Imbas kerumunan saat pernikahan putri Habib Rizieq Shihab, Bayu Meghantara harus merelakan jabatannya sebagai Wali Kota Jakarta Pusat.

TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat
Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara, saat diwawancarai awak media, di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2020). Imbas kerumunan saat hajatan putri Rizieq Shihab, Bayu Meghantara harus merelakan jabatannya sebagai Wali Kota Jakarta Pusat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Imbas kerumunan saat pernikahan putri Habib Rizieq Shihab, Bayu Meghantara harus merelakan jabatannya sebagai Wali Kota Jakarta Pusat.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir mengatakan, pemeriksaan terhadap Bayu masih terus dilakukan sampai saat ini.

Selama menjalani pemeriksaan, Bayu diberhentikan sementara dari jabatannya.

"Pak Bayu masih dalam pendalaman, belum dicopot (sebagai Wali Kota Jakpus). Sifatnya diberhentikan sementara atau dibebastugaskan sementara sebagai Wali Kota," ucapnya, Jumat (11/12/2020).

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menyebut, pihak inspektorat tak mau gegabah dalam melakukan pemeriksaan terhadap Bayu.

Asas praduga tak bersalah pun dikedepankan dalam proses pemeriksaan ini.

"Jadi masih proses pendalaman terhadap praduga tak bersalah atas tugasnya yang diberikan interupsi oleh pejabat pembina kepegawaian," ujarnya.

"Dalam masa proses tersebut, beliau dibebastugaskan sementara," tambahnya menjelaskan.

Bila terbukti memfasilitasi gelaran hajatan putri Rizieq Shihab, maka Bayu terancam turun jabatannya.

"Belum ada hasilnya, apakah nanti dia dievakuasi dalam jabatan sehingga turun setingkat atau tetap tapi digeser dengan pangkat yang sama, namun tidak di wali kota," kata dia.

Baca juga: Jalan Medan Merdeka Timur Jadi Sirkuit Balapan Liar Saat Tengah Malam

Baca juga: Dalam Seminggu Terakhir, Kasus Positif Covid-19 di Ciracas Naik

Berbeda dengan Bayu, nasib mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Andono Warih telah diputus setelah mengaku kelalaiannya.

"Yang bersangkutan sudah mengakui atas kelalaiannya dan atas permintaan sendiri dibebastugaskan dari jabatan, sehingga beliau didayagunakan di TGUPP," tuturnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved