Breaking News:

Tipu Petani Bawang Merah, Sindikat Penipuan Palawija Ditangkap di Kabupaten Tangerang

Berdasarkan keterangan para pelaku, kejahatan itu sudah beberapa kali dilakukan ke petani kunyit, jahe, dan tanaman palawija lainnya

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
Shutterstock
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARRA.COM, BALARAJA - Polresta Tangerang meringkus lima dari tujuh orang sindikat penipuan tanaman palawija.

Satu dari dua orang yang masih berstatus buron tersebut merupakan otak dari sindikat itu.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan kronologis peristiwa pidana di atas.

Peristiwa bermula saat korban yang berprofesi sebagai petani di Kabupaten Brebes mengunggah komoditas hasil taninya yakni bawang merah di media sosial Facebook.

"Postingan itu kemudian ditanggapi salah satu pelaku yang mengirim pesan berminat membeli bawang merah," terang Ade saat konferensi pers di Mapolsek Balaraja, Jumat (11/12/2020).

Korban kemudian menanggapi pesan itu.

Setelah berbalas pesan, disepakati harga bawang merah adalah Rp 22 ribu per kilogram.

Pelaku pun langsung mentransfer uang muka sebesar Rp 1 juta kepada korban.

"Karena sudah dapat uang muka, korban percaya saat diminta pelaku mengantar bawang merah sebanyak 1,4 ton ke Pasar Sentiong, Balaraja," sambung Ade.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved