Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Wali Kota Bekasi Bersyukur Asrama Haji Bekasi Dipilih Jadi Rumah Sakit Darurat Covid-19

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku, pihaknya bersyukur Asrama Haji Bekasi ditunjuk sebagai Rumah Sakit (RS) Darurat penanganan Covid-19.

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Asrama Haji Embarkasi Bekasi di Jalan Kemakmuran, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku, pihaknya bersyukur Asrama Haji Bekasi ditunjuk sebagai Rumah Sakit (RS) Darurat penanganan Covid-19.

Rahmat mengatakan, keberadaan RS Darurat Asrama Haji tentunya akan membantu penanganan Covid-19 di kotanya. Meski kapasitas rumah sakit di Bekasi saat ini masih memadai.

"Bisa mempermudah, menambah jumlah akses bagi warga masyarakat kita. Walaupun di sini tentunya masih ada space (ruang) dan rumah sakit swasta," kata Rahmat di Stadion Patriot, Kamis (11/12/2020).

Meski begitu lanjut dia, pemanfaatan Asrama Haji Bekasi sebagai RS Darurat tidak dikhususkan bagi warga Kota Bekasi saja.

Sebab, pengelolaan RS Darurat Asrama Haji Bekasi nantinya akan dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Kalau pemerintah pusat menyediakan itu, alangkah baiknya, jadi kita banyak tempat cadangan untuk melakukan penanggulangan pasien Covid-19," jelasnya.

Pria yang akrab disapa Pepen sejauh ini, masih menunggu kordinasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait persiapan pengoperasioan RS Darurat Asrama Haji Bekasi

"Kami menunggu, kalau harus ada regulasi kami siapkan, kalau ada kekurangan hal-hal lain di sini juga kita bantu," tegas dia.

Dia belum dapat memastikan kapan oeprasional RS Darurat Asrama Haji Bekasi dapat dilakukan. Sebab, hal itu tergantung kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat atau Pemerintah Pusat.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi sejauh ini, berupaya menyiapkan diri jika pada saat pelaksanaan diminta untuk diperbantukan secara teknis.

"Kalau kurang nanti kita siapkan, kalau kurang-kurang dokter, kurang perawat, atau kurang lain-lain dalam fasilitas kita mendukung kebijakan pusat, insyallah kita siap," ujarnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved