Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Jadi Rumah Sakit Darurat Covid-19, Fasilitas Kamar di Asrama Haji Bekasi Setara Hotel Bintang 3

Dua gedung di Asrama Haji Bekasi, Kota Bekasi, disulap menjadi rumah sakit darurat Covid-19. Fasilitas kamar untuk perawatan setara hotel bintang 3.

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Gedung Asrama Haji Bekasi di Jalan Kemakmuran, Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jumat (11/12/2020). Rencananya ada dua gedung disulap sebagia rumah sakit darurat Covid-19 dan fasilitas kamarnya setara hotel bintang 3. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Dua gedung di Asrama Haji Bekasi, Kota Bekasi, disulap menjadi rumah sakit darurat Covid-19. Fasilitas kamar untuk perawatan setara hotel bintang 3.

Asrama Haji Bekasi berlokasi di Jalan Kemakmuran, Margajaya, Bekasi Selatan.

Informasi fasilitas kamar untuk isolasi pasien Covid-19 setara hotel bintang 3 disampaikan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Asrama Haji Bekasi, Dede Saeful Uyun. 

"Di Asrama Haji Bekasi ada enam gedung, tapi yang digunakan nanti hanya dua gedung: Mina D dan E yang memang gedung baru dan fasilitasnya setaralah sama bintang 3," kata Dede, Sabtu (12/12/2020).

Dua gedung Mina D memiliki 35 kamar dan Mina E sebanyak 70 kamar. Total keduanya memiliki 105 kamar yang siap menampung pasien Covid-19.

Baca juga: Alasan Imam Besar FPI Habib Rizieq Datangi Polda Metro Jaya Sabtu Pagi: Biar Tak Simpang Siur

Dede manambahkan, Direktorat Haji dan Umroh Kementerian Agama dan Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Barat sudah meninjau langsung Asrama Haji Bekasi.

Dalam kunjungan itu, seluruh fasilitas yang ada di Asrama Haji Bekasi dipantau untuk mengecek kelayakan.

"Mereka juga sudah sepakat kalau yang akan dan layak untuk dijadikan rumah sakit darurat adalah gedung Mina D dan E."

"Sekarang kita sudah mempersiapkan sedemikian rupa sebab bagaimanapun kita harus mendukung program ini," tegas dia.

Fasilitas di dalam lamar dua gedung tersebut kata Dede, pendingin ruangan, televisi, kamar mandi dan empat tempat tidur.

"Idealnya kan itu buat jemaah haji, jadi ada empat tempat tidur, kita menyiapkan fasilitas yang ada saja," terang dia.

Dede belum dapat memastikan kapan rumah sakit darurat di Asrama Haji Bekasi akan beroperasi.

Wewenang operasional, sambung Dede, ada di tangan Pemprov Jabar dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Insyaallah segala sesuatunya mungkin dalam beberapa saat kemudian dari pihak pemprov akan melakukan pembicaraan untuk terkait hal-hal teknisnya," tegasnya. 

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved