Breaking News:

Pencinta Frozen Yoghurt Harap Bersiap, llaollao Kembali ke Jakarta

Tak hanya menandai kembalinya llaollao ke Ibu Kota, hal ini menjadi bagian dari upaya Pelaga Group untuk menghadirkan brand makanan dan minuman.

dok. llaollao
llaollao kembali ke Jakarta 

TRIBUNJAKARTA.COM -  Pelaga Group menghadirkan kembali llaollao, frozen yoghurt asli dari Eropa, ke Jakarta dan kota-kota besar lainnya.

Tak hanya menandai kembalinya llaollao ke Ibu Kota, hal ini menjadi bagian dari upaya Pelaga Group untuk menghadirkan brand makanan dan minuman baru yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 

Kelezatan natural frozen yoghurt llaollao akan hadir kembali dengan gerai pertama di Neo Soho Mall Jakarta yang dibuka mulai Jumat (11/12).

Kini masyarakat di Jakarta dapat menikmati llaollao sebagai pilihan makanan ringan yang tidak hanya nikmat tetapi juga sehat dan kaya manfaat untuk tubuh.

Dengan rencana pembukaan gerai di beberapa kota besar lainnya, seperti Bandung, Semarang, Surabaya, dan Medan, masyarakat di luar Jakarta juga akan dapat segera menikmati frozen yoghurt natural khas dari llaollao

"Kali ini, llaollao juga hadir di tengah tren masyarakat yang lebih mencari makanan sehat dan natural untuk menjaga kesehatan dan imunitas di masa pandemi sehingga harapannya dapat menjawab kebutuhan sebagai pilihan frozen yoghurt dengan rasa yang nikmat dan natural, sekaligus menyehatkan," ucap Vancelia Wiradjaja, Direktur Pelaga Group dalam keterangan resminya pada Minggu (13/12).

FOLLOW JUGA:

Kombinasi frozen yoghurt dan beragam bahan segar lainnya dari llaollao memiliki berbagai kandungan yang bermanfaat bagi tubuh untuk menjawab kebutuhan makanan sehat.

Penelitian yang dilakukan epidemiolog Harvard menunjukkan bahwa yoghurt dapat memberi dampak positif bagi tubuh, salah satunya menjaga kenaikan berat badan. 

Dalam sebuah penelitian dari Harvard selama 20 tahun terhadap tiga kelompok yang tediri dari 120.877 pria dan wanita tanpa obesitas dan penyakit kronis, konsumsi yogurt berhasil membantu menjaga berat badan karena adanya perubahan bakteri kolon dari yoghurt yang dikonsumsi.

Halaman
12
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved