Breaking News:

Rizieq Shihab Tersangka

Susul Rizieq Shihab, Tiga Tersangka Kasus Kerumunan Menyerahkan Diri ke Polda Metro Jaya

Menurut kuasa hukum Front Pembela Islam (FPI), Aziz Yanuar, ketiga tersangka menjalani pemeriksaan sejak Sabtu (12/12/2020) malam hingga saat ini.

TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Kuasa hukum Rizieq Shihab, Azis Yanuar (kemeja putih) saat ditemui di Polda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (12/12/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU -  Tiga tersangka kasus kerumunan di Petamburan selain Muhammad Rizieq Shihab telah menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya.

Menurut kuasa hukum Front Pembela Islam (FPI), Aziz Yanuar, ketiga tersangka menjalani pemeriksaan sejak Sabtu (12/12/2020) malam hingga saat ini.

"Tadi malam sudah diperiksa, sampai sekarang lagi diperiksa di Polda di Krimum," kata Aziz saat dihubungi, Minggu (13/12/2020).

Meski begitu, Aziz tak merinci nama-nama dari ketiga tersangka yang turut menyerahkan diri seperti Rizieq Shihab.

Rizieq lebih dulu menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya pada Sabtu kemarin. Ia mulai menjalani pemeriksaan sejak pukul 11.30 hingga 22.00.

Selama hampir 12 jam diperiksa, Rizieq Shihab dicecar 84 pertanyaan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Di dalam pemeriksaan, penyidik memberikan 84 pertanyaan kepada tersangka MRS," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, Minggu (13/12/2020).

Seusai menjalani pemeriksaan, Rizieq Shihab langsung ditahan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya.

Saat keluar dari Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rizieq Shihab mengenakan baju tahanan berwarna oranye dengan tangan diborgol.

Baca juga: Razia PSBB, Tim Pemburu Covid-9 Tangkap Pengunjung Diskotek yang Bawa Heroin

Baca juga: Petugas Satpol PP Berjaga di Jalur Sepeda Jalan Sudirman hingga Bundaran HI 

Baca juga: Sejak Maret, 10.261 Titik di Jakarta Timur Telah Disemprot Disinfektan

"Tersangka MRS kita tahan dimulai 12 Desember 2020 selama 20 hari ke depan. Jadi (ditahan) sampai tanggal 31 Desember 2020," tutur Argo.

Menurut Argo, alasan penahanan terbagi menjadi dua, yakni objektif dan subjektif.

Terkait alasan objektif, Rizieq Shihab ditahan karena ancaman hukumannya di atas enam tahun penjara.

"Untuk (alasan) subjektif agar pertama tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti dan tidak mengulangi perbuatan," kata Argo.

"Selain itu tentunya juga untuk memudahkan proses penyidikan," tambahnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved