Breaking News:

Damkar Tangsel Lebih Banyak Evakuasi Ular dan Tawon Dibandingkan Padamkan Kebakaran Sepanjang 2020

Uci memaparkan, sepanjang tahun 2020, petugas baru memadamkan 76 kasus kebakaran.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Tangerang Selatan (Tangsel), di markasnya di bilangan Villa Melati Mas, Serpong Utara, Senin (14/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG UTARA - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Tangerang Selatan (Tangsel), lebih sering mengevakuasi hewan dibandingkan memadamkan kebakaran.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan, Uci Sanusi, di kantornya di bilangan Villa Melati Mas, Serpong Utara, Senin (14/12/2020).

Uci memaparkan, sepanjang tahun 2020, petugas baru memadamkan 76 kasus kebakaran.

Sedangkan, untuk kasus evakuasi ular, petugas yang menggunakan seragam biru oranye itu sudah melakukan sebanyak 79 kali. 

Sementara, kasus terbanyak adalah evakuasi sarang tawon.

Petugas damkar sudah mengevakuasi 139 sarang tawon sepanjang 2020.

"Tawon sampai dengan saat ini sudah 139 kali kita memusnahkan untuk Tawon. Tawon tertinggi, bahkan Dinas Pemadam Kebakaran yang tupoksinya itu adalah pemadaman, justru pemadaman itu baru 76 kali."

"Kami lakukan pemadaman kebakaran di tahun 2020 sampai saat ini, kemudian penangkapan ular sudah 79 kali dan sarang tawon sudah 139 kali," papar Uci.

Ular yang ditangkap pun jenisnya bermacam-macam, dari mulai sanca hingga yang berbisa seperti kobra.

Petugas damkar juga kerap menerima panggilan untuk mengevakuasi hewan lainnya, seperti biawak, monyet hingga kucing yang terperangkap.

"Pernah biawak ukurannya lumayan besar. Pernah kucing juga yang kecebur," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved