Penggorengan Bocor, Restoran di Rawamangun Dilalap Si Jago Merah, Kerugian Capai Rp200 Juta

Restoran di Jalan Paus, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur terbakar pada Minggu (13/12/2020), kerugian capai Rp200 juta.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
Damkar Jakarta Timur
Personel Damkar Jakarta Timur saat proses pemadaman api restoran yang terbakar di Pulogadung, Minggu (13/12/2020). Restoran di Jalan Paus, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur terbakar pada Minggu (13/12/2020), kerugian capai Rp200 juta. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Satu restoran di Jalan Paus, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur terbakar pada Minggu (13/12/2020).

Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan kebakaran dilaporkan terjadi sekira pukul 23.00 WIB.

"Hasil pemeriksaan kebakaran akibat penggorengan yang bocor lalu mengenai tabung gas sehingga menimbulkan api," kata Gatot di Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (15/12/2020).

Dalam waktu singkat api dari dapur merembet ke bagian lain restoran yang bangunannya berupa ruko dengan luas sekitar 20 meter persegi.

Beruntung para pegawai restoran yang saat kejadian berada di lokasi berhasil menyelamatkan diri sebelum api sepenuhnya menjalar.

"Untuk pemadaman kita kerahkan enam unit mobil pompa berikut 30 personel. Kita mulai pemadaman pukul 23.09 WIB, selesai 23.40 WIB. Alhamdulillah enggak ada korban," ujarnya.

Personel Damkar Jakarta Timur saat proses pemadaman api restoran yang terbakar di Pulogadung, Minggu (13/12/2020)
Personel Damkar Jakarta Timur saat proses pemadaman api restoran yang terbakar di Pulogadung, Minggu (13/12/2020) (Damkar Jakarta Timur)

Gatot menuturkan api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi, namun kerugian materil diperkirakan Rp 200 juta.

Sepanjang bulan Januari-November 2020 jajaran Damkar Jakarta Timur sendiri mencatat adanya peningkatan kasus kebakaran akibat kompor.

"Di tahun 2019 periode bulan Januari-November tercatat 20 kasus kebakaran akibat kompor. Pada periode yang sama di tahun 2020 jumlah kasus kebakaran tercatat 30," tuturnya.

Baca juga: Begini Hasil Rekonstruksi Polisi soal Penembakan 6 Anggota FPI

Sementara penyebab kebakaran nomor satu arus listrik, pada Januari-November 2020 199 kasus kebakaran akibat korsleting terjadi di Jakarta Timur.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved