Breaking News:

Ramai-ramai Anggota DPRD DKI Walk Out Saat PSI Sampaikan Pandangan Fraksi di Rapat Paripurna

Aksi walk out seluruh anggota DPRD DKI Jakarta terjadi saat Fraksi PSI hendak menyampaikan pandangannya dalam rapat paripurna.

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Suana rapat paripurna penandatangan Raperda APBD 2021 di gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (7/12/2020). Aksi walk out seluruh anggota DPRD DKI terjadi saat Fraksi PSI hendak menyampaikan pandangannya dalam rapat paripurna. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Aksi walk out seluruh anggota DPRD DKI Jakarta terjadi saat Fraksi PSI hendak menyampaikan pandangannya dalam rapat paripurna.

Adapun rapat paripurna itu beragendakan penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terkait Rencana Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan Perda nomor 1 Tahun 2015.

Awalnya, paripurna berjalan seperti biasa dengan dihadiri sekitar 50-an anggota dewan atau setengah dari jumlah legislatif Kebon Sirih.

Kemudian, situasi mulai memanas saat Fraksi PSI hendak menyampaikan pandanganya dalam rapat paripurna.

Anggota fraksi Golkar Jamaluddin melakukan interupsi dan meminta pimpinan rapat memberikan mandat kepada PSI untuk tidak mengubah sikapnya setelah rapat.

Hal ini dikatakan Jamaluddin menyinggung sikap PSI sebelumnya yang mendadak menolak Rencana Kerja Tahunan (RKT) tahun 2021.

Padahal, dalam rapat sebelumnya tak ada anggota Fraksi PSI yang keberatan dengan RKT DPRD DKI 2021 itu.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPRD DKI Misan Samsuri yang saat itu menjadi pimpinan sidang menyebut tak ada mandat khusus untuk PSI.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved