Breaking News:

Pilkada Kota Depok

Digelar Saat Pandemi Covid-19, Jumlah Partisipasi Pemilih Pilkada Depok Pecahkan Rekor Tertinggi

Jumlah partisipasi pemilih pada gelaran Pilkada Kota Depok 2020 mencapai 62,79 persen, angka tersebut merupakan yang tertinggi.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Tingkat Kota Pilkada Depok 2020 di Hotel Bumi Wiyata, Beji, Kota Depok, pada Selasa (15/12/2020). Jumlah partisipasi pemilih pada gelaran Pilkada Kota Depok 2020 mencapai 62,79 persen, angka tersebut merupakan yang tertinggi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Nana Shobarna, mengatakan bahwa jumlah partisipasi pemilih pada gelaran Pilkada Kota Depok 2020 mencapai 62,79 persen.

Persentase angka tersebut merupakan yang tertinggi selama gelaran pesta demokrasi lima tahunan ini diadakan di Kota Depok, dan merupakan rekor baru bagi KPU Kota Depok sebagai pihak penyelenggara.

Jumlah partisipasi pemilih ini juga cukup mengejutkan, dimana awalnya sempat ada keraguan musabab Pilkada kali ini digelar di tengah pandemi Covid-19.

“Memang kalau kita lihat dari 2005 awal kita melaksanakan Pilkada Sampai dengan saat ini kita berada di partisipasi di angka 62,79 persen itu adalah rekor tertinggi selama Pilkada terjadi,” kata Nana Shobarna, saat pelaksanaan Rapat Pleno Terbuka di Hotel Bumi Wiyata, Beji, Selasa (15/12/2020).

Nana mengakui, bahwa kegiatan sosialisasi yang dilakukan pihaknya masih belum optimal dan maksimal.

Namun demikian, sinergitas antara pihaknya dengan yang lain, serta ikhtiar yang dilakukan menjadi faktor utama meningkatnya persentase partisipasi pemilih.

Baca juga: Ibu Rumah Tangga Pelaku Pemukulan Lurah Cipete Utara Terancam Dipenjara 7 Tahun

“Kami mengakui bahwa kegiatan sosialisasi yang kami lakukan masih kurang optimal dan maksimal. Tentu itu adalah hasil dari upaya ikhtiar maksimal kami sebagai penyelenggara. Karenanya sinergitas daripada semua itu menghasilkan satu tingkat partisipasi yang naik 6,64 persen dari 2015,” bebernya.

Terakhir, Nana berujar pihaknya menargetkan partisipasi pemilih pada Pilkada Kota Depok 2020 ini mencapai 77,5 persen awalnya.

“Kami ingin menyampaikan bahwa ini menjadi koreksi,kami memang menargetkan 77,5 persen. Upaya maksimal kita ikhtiar, lahirlah kita melakukan kegiatan-kegiatan sosialisasi melalui tatap muka rekan-rekan PPK, PPS, yang kita anggap strategis untuk meningkatkan tingkat partisipasi,” ucapnya.

“Kami sesungguhnya sangat berharap dan sangat optimis tingkat partisipasi target yang kami ucapkan 77,5 persen itu bisa tercapai. Tapi berkat kerja keras kita semua ini perlu kami sampaikan bahwa tingkat partisipasi kita itu naik dan menjadi rekor selama pelaksanaan Pilkada dari 2005, 2010 dan 2015,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved