Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Luhut Minta Gubernur Anies Perketat Aturan WFH, DPRD: Ada Aturan dan Hitungannya

Menurut Taufik, aturan itu tak bisa begitu saja diterapkan tanpa adanya perhitungan yang matang.

Tribunjakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik saat ditemui di DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2020). 

Terkait dengan imbauan Menko Luhut, Pemprov DKI bakal mulai memperketat aturan WFH bagi para ASN.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Chaidir menegaskan, pihaknya kini tengah merevisi aturan soal jam kerja ASN, di mana saat ini diterapkan aturan 50:50.

"Persentase saat ini WFH 50 persen dan 50 persen lainnya di kantor. Sesuai arahan pak Luhut kami akan menyesuaikan," ucapnya terpisah.

"Saat ini sedang direvisi SE (Surat Edaran) tentang jam kerja ASN (DKI)," tambahnya menjelaskan.

Setelah direvisi, sebagian besar ASN DKI bakal diminta bekerja dari rumah selama masa pandemi Covid-19 ini.

"Nanti WFH menjadi 75 persen dan WFO 20 persen," ujarnya saat dikonfirmasi.

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menyebut, aturan ini bakal mulai diterapkan pada 18 Desember hingga awal 2021 mendatang.

"Tanggal mulai diterapkan sesuai dengan arahan pak Luhut demikian berlakunya tanggal 18 Desember 2020 sampai dengan 8 Januari 202," kata dia.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved