Breaking News:

Pengakuan Valentino Rossi yang Sebut Kariernya Sebagai Pembalap Nyaris Tamat di Tahun 2012

Pembalap senior MotoGP, Valentino Rossi, menyampaikan pengakuan mengenai karier profesionalnya yang nyaris tamat setelah membela tim Ducati.

YAMAHA MOTOR RACING SRL
Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, memamerkan helm edisi Misano menjelang sesi latihan bebas ketiga MotoGP San Marino di Sirkuit Misano, Italia, 12 September 2020. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pembalap senior MotoGP, Valentino Rossi, menyampaikan pengakuan mengenai karier profesionalnya yang nyaris tamat setelah membela tim Ducati pada akhir tahun 2012.

Valentino Rossi menjadi salah satu nama yang tidak bisa dilepaskan dari tim pabrikan Yamaha seiring dengan berbagai prestasi dan pencapaiannya selama ini.

Sejak pertama kali datang pada tahun 2004, Rossi berhasil mendapatkan empat dari tujuh gelar juara dunia MotoGP bersama tim pabrikan Yamaha.

TONTON JUGA:

Namun, episode kelam sempat hadir saat Rossi memutuskan hengkang dari skuad Iwata pada akhir musim 2010 dan hijrah ke Ducati.

Baca juga: Valentino Rossi Berharap Balapan MotoGP 2021 Bakal Digelar di Sirkuit yang Berbeda

Baca juga: Resmi Dirilis, Ini Penampakan Motor yang Bakal Digunakan Tim Valentino Rossi di MotoGP 2021

Baca juga: Live Streaming PUBG Mobile Global Championship PMGC Weekday 4: Kesempatan Akhir BTR RA dan Aerowolf

Baca juga: Jelang MotoGP 2021, Begini Progres Pembangunan Sirkuit Mandalika di Nusa Tenggara Barat

Selama dua musim bersama Ducati pada tahun 2011 dan 2012, pembalap Italia berjulukan The Doctor itu gagal menunjukkan sinarnya dengan hanya mampu meraih tiga podium.

Dengan penampilan yang kurang memuaskan tersebut, Valentino Rossi kesulitan menentukan langkah untuk masa depannya saat merampungkan musim 2012.

Dalam sebuah kesempatan, pembalap yang kini berusia 41 tahun itu mengakui bahwa dia sempat berpikir untuk gantung helm alias pensiun dari ajang MotoGP.

Akan tetapi, rencana tersebut urung terjadi setelah secercah harapan muncul melalui Lin Jarvis, sang Managing Director Yamaha.

Di luar dugaan, Jarvis memberikan kesempatan kepada Rossi untuk kembali memperkuat timnya.

"Yang paling saya ingat adalah ketika berbicara dengan Lin Jarvis pada akhir musim 2012 dan dia berkata Yamaha akan memberi kesempatan lagi untuk kembali," kata Valentino Rossi, dikutip dari Motosan.

Bagi Rossi, kesempatan kedua membela tim pabrikan Yamaha adalah momen membanggakan dan sulit dilupakan, terlebih karena kariernya sebagai pembalap MotoGP tengah terancam.

"Jadi saya akan selalu berterima kasih kepada dia dan kepada semua orang di Yamaha, karena saat itu saya putus asa," ujar Rossi.

"Mungkin jika saya tidak kembali ke tim pabrikan Yamaha, saya akan pensiun, itulah mengapa momen tersebut menjadi kenangan terbaik untuk saya," ucap dia menambahkan.

Setelah menghabiskan waktu selama total 15 musim, Valentino Rossi akan menjalani babak baru dalam karier balap MotoGP-nya dengan membela tim satelit Yamaha, Petronas Yamaha SRT, pada musim depan.

Editor: Suharno
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved