Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Turuti Perintah Menko Luhut, 75 Persen ASN DKI Bekerja dari Rumah Mulai 18 Desember

Pemprov DKI Jakarta bakal memperketat aturan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
WartaKota
Ilustrasi PNS. Pemprov DKI bakal memperketat aturan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta bakal memperketat aturan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal itu menindaklanjuti imbauan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Chaidir menegaskan, pihaknya kini tengah merevisi aturan soal jam kerja ASN, di mana saat ini diterapkan aturan 50:50.

"Persentase saat ini WFH 50 persen dan 50 persen lainnya di kantor. Sesuai arahan pak Luhut kami akan menyesuaikan," ucapnya, Selasa (15/12/2020).

"Saat ini sedang direvisi SE (Surat Edaran) tentang jam kerja ASN (DKI)," tambahnya menjelaskan.

Setelah direvisi, sebagian besar ASN DKI bakal diminta bekerja dari rumah selama masa pandemi Covid-19 ini.

"Nanti WFH menjadi 75 persen dan WFO 20 persen," ujarnya saat dikonfirmasi.

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menyebut, aturan ini bakal mulai diterapkan pada 18 Desember hingga awal 2021 mendatang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved