Breaking News:

Garuda Indonesia Komentari Kebijakan Baru Pemerintah, Wisatawan Wajib Tes PCR Sebelum ke Bali

PT Garuda Indonesia sebagai operator penerbangan akan menaati aturan pemerintah terkait tes Covid-19 dengan metode PCR sebelum terbang ke Bali.

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, saat ditemui di Hangar 4 GMF, Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (8/12/2020) petang. PT Garuda Indonesia sebagai operator penerbangan akan menaati aturan pemerintah terkait tes Covid-19 dengan metode PCR sebelum terbang ke Bali. 

Pemeriksaan Covid-19 ini, lanjut Luhut, berlaku bagi wisatawan yang menempuh jalur udara maupun darat.

Kemudian lanjutnya, wisatawan wajib melakukan PCR test H-2 sebelum penerbangan ke Bali.

Baca juga: Cekcok Asmara dan Hubungan Gelap Suami Siri Dibalik Jasad Ibu Hamil Dibuang di Tol Jagorawi

"Sementara itu wisatawan yang ingin ke Bali melalui jalur darat, wajib melakukan pemeriksaan Covid-19 melalui metode rapid test antigen," kata Luhut.

Garuda Indonesia juga telah memberikan informasi terkait kebijakan tersebut, melalui akun Twitter resminya.

Dalam cuitannya, Garuda Indonesia mengimbau para calon penumpang yang ingin terbang ke Bali untuk menyertakan hasil tes Covid-19 dengan metode PCR yang masih berlaku 14 hari sejak diterbitkan.

Harus Rapid Test Antigen

Terkait adanya kebijakan penumpang angkutan umum yang masuk ke wilayah Provinsi DKI Jakarta diwajibkan melakukan Rapid Test Antigen, Garuda Indonesia masih menunggu detail dari kebijakan tersebut.

Baca juga: Cara Mudah Atasi Bibir Pecah-pecah, Pakai Cara Ini Terbukti Ampuh

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Irfan Setiaputra menyebutkan, pihaknya masih menunggu juklaknya karena hingga saat ini belum menerima kebijakan tersebut secara detail.

"Kita masih tunggu formal-nya seperti apa, dan tentunya kami akan mengikuti kebijakan tersebut apabila memang menjadi ketentuan," kata Irfan saat dihubungi Tribunnews, Rabu (16/12/2020).

Selain itu menurut Irfan, dirinya juga belum dapat memprediksi apakah akan berpengaruh terhadap jumlah penumpang pesawat.

Halaman
123
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved