Breaking News:

Jangkau Satu Juta Perempuan, Pita Putih Indonesia: Jangan Ada Lagi Kematian Ibu Saat Melahirkan

"Jangan ada lagi wanita yang meninggal dalam membawa kehidupan baru ke dunia," kata Giwo kepada Tribun, Rabu (16/12/2020).

Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Ketua Umum Pita Putih Indonesia (PPI) Giwo Rubianto Wiyogo saat menghadiri pemberian penghargaan dan seminar PPI, Selasa (15/12/2020). 

“Tiga terlambat itu adalah terlambat mengambil keputusan, terlambat transportasi, terlambat penanganan di fasilitas kesehatan, dan juga empat terlalu yakni terlalu tua, terlalu muda, terlalu sering melahirkan, dan terlalu banyak anak,” kata dia.

Giwo menabahkan, PPI juga melatih 5.100 kader masyarakat dalam bidang gizi dan pencegahan anemia dan kekerdilan.

Selain itu, menginformasikan 30 kebijakan dan komitmen pada hak dan kesehatan reproduksi, ibu dan bayi baru lahir.

“Presiden Joko Widodo dalam programnya memprioritaskan kesehatan ibu, bayi baru lahir, dan anak sebagai salah satu dari lima agenda teratas yang salah satu visinya adalah pembangunan sumber daya manusia dengan menjamin kesehatan ibu hamil, kesehatan bayi, kesehatan balita, dan kesehatan anak usia sekolah,” ujarnya.

Selama pandemi Covid-19, PPI juga melakukan sejumlah kegiatan yakni berkoordinasi Global White Ribbon Alliance, BKKBN, Kementerian Kesehatan, PPI daerah, mitra, dan organisasi masyarakat lainnya.

Selain itu, melakukan pembagian masker, penyemprotan disinfektan, maupun pemeriksaan ibu hamil dan bersalin.

“Juga melakukan edukasi dan sosialisasi pada ibu hamil, ibu bersalin, dan juga keluarga. Kami berharap meski pandemi Covid-19, namun tidak menghambat akses layanan bagi ibu hamil dan melahirkan,” kata dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved