Breaking News:

Sisi Lain Metropolitan

Kenalkan Makanan Tradisional, Sumiyati Sasar Anak Muda yang Hendak Menikah: Jadi Kue Seserahan

Sambil menyelam minum air, teknik pemasarannya rupanya berhasil dan semakin banyak anak muda yang mengenal makanan tradisional.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH
Sumiyati, pengelola RPTRA Pesona Pondok Kopi yang mengembangkan usaha kue tradisional untuk kenalkan ke kaum milineal, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (15/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Kenalkan makanan tradisional ke kalangan milineal dan anak muda, Sumiyati kerap tawari kue tradisional di pesta pernikahan.

Selain menjadi pengelola Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pesona Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sumiyati telah bertekad untuk mengenalkan makanan atau kue tradisional kepada generasi penerus.

Eksistensi makanan tradisional yang mulai tergerus zaman, membuatnya terpacu menghadirkan terobosan baru.

Didukung pertemanan di jejaring sosial, Sumiyati mulai memasarkan aneka macam kue tradisional buatannya.

Mulai dari Wajik khas Bandung, wajik khas Betawi, akar kelapa, tape uli dan lain sebagainya ia pasarkan dengan harga yang bersahabat.

Menariknya, kue tersebut turut ia rekomendasikan untuk pesta pernikahan saat keluarga mempelai hendak memesan catering dari keluarganya.

"Ibu saya kan juga buka catering. Jadi itu benar-benar saya tawarkan. Saya suruh para mempelainya tester gimana rasanya dan rupanya ada yang ketagihan dan pesan rutin sampai sekarang," katanya kepada TribunJakarta.com, Rabu (16/12/2020).

Sambil menyelam minum air, teknik pemasarannya rupanya berhasil dan semakin banyak anak muda yang mengenal makanan tradisional.

Sumiyati menyebut sebagian besar pelanggannya justru datang dari kalangan milineal.

Halaman
1234
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved