Breaking News:

Pilkada Kota Depok

Menang dari Pradi-Afifah, Raihan Suara Idris-Imam Masih Kalah dari Angka Golput di Pilkada Depok

Mohammad Idris-Imam Budi Hartono, telah ditetapkan sebagai pemenang oleh KPU, namun angka suara masih kalah dibanding jumlah angka warga yang golput.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Mohammad Idris-Imam Budi Hartono saat memberikan keterangan di Rumah Relawan Idris, Rabu (9/12/2020). Mohammad Idris-Imam Budi Hartono, telah ditetapkan sebagai pemenang oleh KPU, namun angkanya masih kalah dibandingkan jumlah angka warga yang golput. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Gelaran pesta demokrasi lima tahunan di Kota Depok telah rampung.

Pasangan calon Wali dan Wakil Wali Kota Depok nomor urut 02, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono, telah ditetapkan sebagai pemenang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Penetapan ini berlangsung pada Selasa (15/12/2020) kemarin pada Rapat Pleno Terbuka Perhitungan Suara Tingkat Kota yang digelar di Hotel Bumi Wiyata, Beji, Kota Depok.

Mohammad Idris-Imam Budi Hartono, berhasil unggul dengan perolehan 415.657 atau 55,54 persen suara.

Sementara pasangan calon nomor urut 01 Pradi Supriatna-Afifah Alia yang menjadi rivalnya, kalah dengan perolehan 332.689 atau 44,46 persen suara.

Namun yang menarik, ratusan ribu suara yang didulang oleh sang pemenang, masih kalah dibandingkan jumlah angka warga yang tak menyalurkan hak pilihnya alias golput (golongan putih).

Dari data yang dibeberkan KPU Kota Depok, tercatat ada 462.720 warga yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) namun tidak datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada hari pencoblosan Rabu (9/12/2020) sepekan yang lalu.

Baca juga: Simak Bacaan Dzikir Setelah Sholat Magrib Disertai Arab dan Latinnya, Lengkap dengan Arti

Jumlah warga yang tak menggunakan hak pilihnya ini pun, belum ditambah dengan suara tidak sah yang jumlahnya mencapai 29.391 suara.

“Total jumlah pemilih keseluruhan 1.240.457, jumlah pengguna hak pilih 777.737,” kata Ketua Divisi Teknis Penyelenggara KPU Kota Depok, Kholilullah, saat membacakan penghitungan suara dalam Rapat Pleno Terbuka.

Namun demikian, sebelumnya diwartakan, Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna, mengungkapkan bahwa persentase jumlah partisipasi pemilih pada gelaran Pilkada tahun ini merupakan yang tertinggi dibanding edisi-edisi sebelumnya.

Baca juga: Tolak Jadi Pengacara Habib Rizieq Shihab, Hotman Paris: Saya Terlalu Sibuk

“Memang kalau kita lihat dari 2005 awal kita melaksanakan Pilkada Sampai dengan saat ini kita berada di partisipasi di angka 62,79 persen itu adalah rekor tertinggi selama Pilkada terjadi,” kata Nana di lokasi yang sama.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved