Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Penyintas Covid-19 Bisa Donor Plasma Darah di PMI Kota Tangerang

Bahkan, darah yang didonorkan dari penyintas Covid-19 bisa menjadi terapi yang aman setelah terpapar Virus Corona.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI: Seorang petugas mengecek labu darah di ruang pendingin Kantor PMI Kota Bandung, Jalan Aceh, Kota Bandung, Senin (27/6/2016). Mengantisipasi menyusutnya jumlah pendonor selama Ramadan, PMI Kota Bandung membuka layanan 24 jam dan pelayanan donor darah dengan sistem jemput bola, karena saat ini persediaan darah di PMI Kota Bandung hanya bisa memenuhi kebutuhan untuk tiga hari ke depan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pendonor plasma konvalesen atau pasien yang sembuh dari Covid-19, sudah diperbolehkan melakukan donor darah di PMI Kota Tangerang.

Bahkan, darah yang didonorkan dari penyintas Covid-19 bisa menjadi terapi yang aman setelah terpapar Virus Corona.

Ketua PMI Kota Tangerang Oman Jumansyah mengatakan, Kementerian Kesehatan RI dan PMI Pusat secara resmi sudah memberikan izin ke PMI Kota Tangerang untuk melakukan donor plasma konvalesen.

Izin ini diberikan, setelah dilakukan beberapa langkah dan kelengkapan peralatan yang dimiliki PMI Kota Tangerang.

"PMI Kota Tangerang sudah mendapat izin untuk melakukan plasma konvalesen. Di Banten, selain PMI Kota Tangerang ada juga PMI Kota Tangerang Selatan yang sudah mendapatkan izin,"  ungkap Oman saat dihubungi, Kamis (17/12/2020).

Adanya izin tersebut, ia berharap ada pendonor yang memenuhi syarat dan bisa mendonorkan darahnya di PMI Kota Tangerang.

Sehingga, bisa segera dimanfaatkan oleh penderita Covid-19 yang sedang dalam penanganan.

"Pengambilan dan pemberian plasma konvalesen ini tidak bisa sembarangan. Sebab, pengambilan sampel plasma darah dari pasien sembuh Covid-19 sebagai donor," terang Oman.

"Juga untuk pasien penerima terapi plasma konvalesen itu juga akan dipilih dan dipilah sesuai dengan kategori dan persyaratan yang telah ditentukan," tambahnya.

Pasalnya, plasma konvalesen bisa jadi imunisasi pasif, sedangkan vaksin adalah imunisai aktif.

Jadi masyarakat tidak perlu khawatir untuk melakukan donor plasma konvalesen lantaran, bisa membantu pasien Covid-19 yang saat ini masih terus bertambah.

"Donor penyintas ini nantinya akan diambil plasma darah di dalam tubuhnya dan teliti. Hingga hasilnya akan diberikan kepada pasien Covid-19 yang sedang terinfeksi dengan gejala berat," pungkas Oman.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved