Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Program Buka Toko Tanpa Modal, Bantu UMKM dan Koperasi Hadapi New Normal

program yang memudahkan Koperasi Produsen dan UMKM untuk menjual bahan pokok kepada Koperasi Konsumen dan UMKM lain dengan memanfaatkan teknologi.

Bambang Kepala Dinas Koperasi UMKM Kota Semarang (kiri), Ibnu auzia Managing Partner Qopnet(ketiga dari kiri) dan Felix Sutandy mitra lokal Qopnet (keempat dari kiri) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dinas Koperasi UMKM Kota Semarang dan Qopnet.id bekerjasama untuk meluncurkan Buka Toko Tanpa Modal, sebuah program yang memudahkan Koperasi Produsen dan UMKM untuk menjual bahan pokok kepada Koperasi Konsumen dan UMKM lain dengan memanfaatkan teknologi.

Pelaksanaan program ini juga mengikutsertakan PT. Dwi Berkah Sejahtera sebagai pelaku usaha lokal di Kota Semarang.

Dinas Koperasi UMKM Kota Semarang mendukung terciptanya kemitraan yang baik untuk kembali menghidupkan geliat ekonomi masyarakat di wilayah kota Semarang dengan pihak swasta, terutama yang dapat memperluas manfaat Koperasi UMKM menggunakan teknologi digital.

Felix Sutandy Mitra lokal Qopnet (kiri), Ibnu auzia sebagai Managing Partner Qopnet (ketiga dari kiri) bersama Walikota Semarang (kedua dari kiri) dan Andre Pras (kanan) pengurus Koperasi Unika
Felix Sutandy Mitra lokal Qopnet (kiri), Ibnu auzia sebagai Managing Partner Qopnet (ketiga dari kiri) bersama Walikota Semarang (kedua dari kiri) dan Andre Pras (kanan) pengurus Koperasi Unika (ISTIMEWA)

Sementara itu, Qopnet.idmerupakan platform digital yang mengadopsi model bisnis B2B dimana barang yang disediakan pada marketplacenya fokus pada kebutuhan pokok.

Sebagai salah satu perusahaan rintisan digital yang diinkubasi oleh IDX Incubator, saat ini Qopnet.id sudah berhasil mengirimkan lebih dari 250 ton bahan pokok ke wilayah propinsi DKI Jakarta, sebagian propinsi Jawa Barat dan Banten

Qopnet.id tidak hanya membatasi Koperasi saja sebagai penggunanya, UMKM yang membutuhkan untuk bertransaksi bahan pokok sekarang jugabisa menggunakan platform tersebut.

Selain marketplace, pada awal tahun 2020 Qopnet telah mengeluarkan produk baru berupa POS (Pointof Sales) atau aplikasi pencatatan transaksi yang dapat digunakan secara gratis oleh Koperasimaupun UMKM yang telah bergabung dengan Qopnet.

Diharapkan dengan kehadiran Qopnetdan produknya dapat membantu gerakan kewirausahaan dan pada akhirnya membuka lebih banyak lapangan perkerjaan di Indonesia.

Beberapa pengguna Qopnet.id yang sudah bergabung memanfaatkan platform tersebut, antara lain Koperasi Kampung Nelayan Cilincing, Koperasi Karyawan Indah Jaya Textile, Koperasi Karyawan Trio Putera Utama, Koperasi Karyawan Argha Karya Prima, Pedagang Pasar Induk Cipinang, Berrykitchen, Soul in a Box, Eatever, Dapur Miji Catering, Hotel Pasar Baru dan lain – lain.

Qopnet.id dan ekosistem kemitraannya telah menjalankan kegiatan di Indonesia selama beberapa tahun ini dengan pengembangan kewirausahaan dan ekonomi kerakyatan sebagai salah satu misinya.

Halaman
123
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved