Pengikut Habib Rizieq Tewas
Usai Dimintai Keterangan Komnas HAM, Tim Dokter Mabes Polri Langsung Pergi
Saat selesai dimintai keterangan oleh komisioner Komnas HAM, Tim Dokter Mabes Polri tidak merespons wartawan
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Tim Dokter Mabes Polri telah dimintai keterangannya di kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (17/12/2020).
Saat selesai dimintai keterangan oleh komisioner Komnas HAM, Tim Dokter Mabes Polri langsung melewati awak media yang telah menantinya.
Mereka enggan diwawancarai awak media dan langsung menuju tempat parkiran mobil.
Awak media pun berupaya mewawancarai mereka.
Namun, Tim Dokter Mabes Polri langsung masuk ke mobil Toyota Kijang Innova bernomor polisi 1260-18.
Ketua Tim Penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia RI, M Choirul Anam, belum mau mengatakan siapa dokter dari Tim Dokter Mabes Polri.
"Jangan. Intinya proses (memintai keterangan) tadi untuk melengkapi data," kata Choirul, saat diwawancarai awak media, di lokasi.
Sebelumnya, Tim Penyelidikan Komnas HAM RI telah mengirimkan surat panggilan kepada Kabareskrim Mabes Polri guna meminta keterangan tambahan proses autopsi.
Proses autopsi yang dimaksudkan yaitu perihal tewasnya enam laskar Front Pembela Islam (FPI) yang ditembak oknum kepolisian.
"Pemanggilan ini ditujukan kepada dokter yang melakukan autopsi jenazah 6 (enam) orang," kata Choirul Anam, kepada TribunJakarta.com, Rabu (16/12/2020).
"Penting bagi kami untuk mendapatkan keterangan tambahan guna pendalaman baik prosedur, proses, dan substansi autopsi yang dilakukan," lanjutnya.
Keterangan sebelumnya, kata dia, telah diberikan pada waktu pemeriksaan Kapolda Metro Jaya dan Reskrim Mabes Polri.
Baca juga: Rekaman Suara Laskar FPI Sebelum Tewas Tertembak Polisi Tersebar, Ada Tangis dan Rintihan Kesakitan
"Kami berharap komitmen keterbukaan yang telah disampaikan terimplementasi dengan baik," harap Choirul.
Baca juga: Investigasi Insiden Laskar FPI, Ketua Komnas HAM Sebut Nuansa Politiknya Terasa Sekali
Baca juga: Sejumlah Perguruan Tinggi Swasta di Jakarta Ditunjuk Sebagai Satgas Edukasi Perubahan Perilaku
"Terakhir, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya masyarakat yang telah memberikan keterangan dan informasi atas peristiwa tersebut," lanjutnya.
Dia juga mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memilki informasi atas peristiwa itu, dapat memberikannya kepada Tim Penyelidikan Komnas HAM RI.