Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Depok

Depok Masih Zona Merah Jelang Nataru, Gugus Tugas Sebut Ada Selisih Data dengan Satgas Pusat

Data Covid-19 yang dimiliki Gugus Tugas Depok lebih banyak dibandingkan yang dimiliki oleh Satgas Pusat.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
Freepik via Tribunnews.com
Ilustrasi Virus Corona. Data Covid-19 yang dimiliki Gugus Tigas Depok lebih banyak dibandingkan yang dimiliki oleh Satgas Pusat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Beberapa hari menjelang perayaan natal dan pergantian tahun, Kota Depok masih berstatus zona resiko tinggi (merah) Covid-19.

Atas hal tersebut, Pemerintah Kota Depok juga telah mengeluarkan surat edaran pelarangan perayaan tahun baru, mengingat angka penyebaran Covid-19 masih cukup tinggi.

“Zona merah untuk Minggu ini belum turun dari Minggu lalu kan kita juga sedang rekonsiliasi data dengan Satgas pusat karena ada selisih data,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (18/12/2020).

Dadang mengatakan, data Covid-19 yang dimiliki pihaknya lebih banyak dibandingkan yang dimiliki oleh Satgas Pusat.

“Jumlah kita justru lebih banyak dibandingkan Pusat. Yang terkonfirmasi di kita lebih banyak daripada yang pusat. Skornya berbeda,” beber Dadang.

“Masalahnya, dari Kemenkes Pusdatin dan Pikobar kita undangan untuk rekonsiliasi data tidak hanya di Depok, tetapi juga terjadi di wilayah Bodebek lainnya. Nah ini kan akan berpengaruh terhadap perhitungan sedangkan data yang ada di kita datanya real time,” timpalnya lagi.

Baca juga: Polisi Gelar Pasukan di Sejumlah Titik di Kota Bekasi, Kawal Pergerakan Massa Demo Aksi 1812

Dadang menegaskan, data yang dikeluarkan oleh Satgas Pusat bersumber dari Kementerian Kesehatan.

“Saya ga keluarkan skornya, kan sedang rekonsiliasi dulu katanya. Tapi memang saat ini peningkatan kasus terjadi baik di Depok maupun di wilayah Bodebek lainnya,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved