Breaking News:

PMI DKI Jakarta Pastikan Stok Darah Aman Hingga Akhir Tahun

Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta memastikan jumlah stok darah untuk masyarakat tidak akan habis menjelang pergantian tahun 2020.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Suharno
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI: Seorang petugas mengecek labu darah di ruang pendingin Kantor PMI Kota Bandung, Jalan Aceh, Kota Bandung, Senin (27/6/2016). Mengantisipasi menyusutnya jumlah pendonor selama Ramadan, PMI Kota Bandung membuka layanan 24 jam dan pelayanan donor darah dengan sistem jemput bola, karena saat ini persediaan darah di PMI Kota Bandung hanya bisa memenuhi kebutuhan untuk tiga hari ke depan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat 

TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta memastikan jumlah stok darah untuk masyarakat tidak akan habis menjelang pergantian tahun 2020.

"Stok darah menjelang akhir tahun kami pastikan aman," kata Ketua PMI DKI Jakarta, Rustam Effendi, saat diwawancarai awak media, di kantor PMI DKI Jakarta, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (19/12/2020).

Dia menuturkan, amannya stok darah tersebut ditengarai adanya 1.500 kantong darah per harinya.

TONTON JUGA:

"Kami pastikan aman karena setiap harinya ada 1.500 kantong darah dan ini melebihi target, kami sangat terbantu," jelas Rustam.

Baca juga: Sinopsis Film Take Down Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini, Film Aksi Bertahan Hidup

Baca juga: Sinopsis Film Jobs yang Tayang di Bioskop Trans TV, Awal Berdirinya Apple Dibintangi Ashton Kutcher

Baca juga: Link Live Streaming Liga Italia Parma Vs Juventus di RCTI, Pirlo Tak Ingin Hilang 3 Poin Lagi

Baca juga: Peluang Aerowolf Limax ke Final PUBG Mobile Global Championship PMGC Terbuka Asal Salip Tim Malaysia

Sebelumnya, kata Rustam, stok darah di PMI DKI Jakarta sempat menurun sebanyak 80 persen.

Hal ini dikarenakan situasi pandemi Covid-19 ditambah adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat pada beberapa bulan lalu.

"Jadi karena situasi itu ada kekhawatiran juga dari masyarakat sehingga stok darah  menipis," tutur Rustam.

Meski begitu, Rustam menyatakan masyarakat tak perlu khawatir lagi jika ingin mendonorkan darah.

"Karena petugas kami di sini melakukan donor darah dengan protokol kesehatan," tutup Rustam.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved