Breaking News:

16 Desa di Kabupaten Bekasi Jawa Barat Gelar Pilkades Serentak Hari Ini, Terapkan Protokol Kesehatan

Sebanyak 16 Desa di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, serentak menggelar pemilihan kepala desa atau pilkades serentak, Minggu (20/12/2020).

TRIBUNJAKARTA.COM/Yusuf Bachtiar
Suasana TPS 24 RW10 di Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (20/12/2020). Hari ini sebanyak 16 desa di Kabupaten Bekasi menggelar Pilkades Serentak dengan tetap memenuhi protokol kesehatan. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBUN SELATAN - Sebanyak 16 Desa di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, serentak menggelar pemilihan kepala desa atau pilkades serentak, Minggu (20/12/2020).

Ida Farida, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, memastikan pelaksanaan Pilkades di 16 desa ketat menerapkan protokol kesehatan

"Pelaksanaan kali ini dilakukan tetap menerapkan protokol kesehatan terutama di TPS (Tempat Pemungutan Suara)," kata Ida dalam keterangannya kepada TribunJakarta.com.

Sesuai surat nomor 140/5469/BPD yang dikeluarkan Direktorat Jendral Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri melakukan pembatasan jumlah pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) paling banyak 500 Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Sesuai dengan surat dari Kemendagri, jumlah DPT di tiap TPS dikurangi menjadi 500 orang, sebelumnya TPS digelar secara terpusat," tuturnya.

Baca juga: Kesaksian Pak Ecet Urus Bayi Lina Jubaedah, Teddy Jarang Kirim Susu hingga Anak Sule Turun Tangan

Dengan demikian, Pilkades yang berlangsung di 16 Desa yang tadinya berjumlah 235 TPS dengan jumlah total hampir 233 ribu lebih DPT, bertambah menjadi 443 TPS.

"Kita lakukan penyesuaian, penambahan TPS ini bertujuan untuk mengurangi adanya kerumunan," terang dia.

Pantauan TribunJakarta.com di TPS 24 RW10 Desa Mangunjaya, pelaksanaan pemungutan suara tampak berjalan kondusif.

Tidak ada kerumunan yang terlihat, warga yang baru tiba di TPS langsung diperiksa cek suhu tubuh, mereka juga diminta untuk mencuci tangan dan langsung dipersilahkan mencoblos.

Di TPS juga terdapat area tunggu warga, tetapi karena jumlah warga yang datang tidak begitu pasat sehingga tidak menimbulkan keramaian. 

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved