Breaking News:

Kisah Pemulung Makan Silet 25 Tahun, Masih Kuat Keliling Desa demi Mengais Rezeki di Usia Senja

Nenti gemar makan benda tajam seperti silet, kaca lampu, beling dan benda tajam lainnya selama 25 tahun.

TRIBUNJABAR/HANDHIKA RAHMAN
Nenti (50), pemulung asal Cirebon yang tinggal di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu saat memakan silet, Minggu (20/12/2020). 

Nenti menceritakan dirinya masih kuat berjalan mengelilingi desa sehari mencari rosokan untuk dijual.

"Bapak polisi juga pernah nanya, nggak sakit tah bu? Enggak sakit gak apa," tegas Nenti.

Baca juga: Terungkap Isi Pesan Instagram Lesty Kejora dengan Rizky Billar, Bastian Steel Bocorkan Kesaksiannya

Saat ini Nenti tinggal bersama suaminya di perkampungan nelayan di Dadap, Juntinyuat.

Keduanya asal dari Cirebon, namun karena tidak memiliki rumah, akhirnya memutuskan tinggal di bangunan bekas WC umum milik Pemkab yang sudah tidak terpakai.

FOLLOW JUGA:

Kendati makan silet, Nenti merasa tak ada kelainan pada tubuhnya.

Perutnya tidak merasa sakit, justru Nenti merasakan hal sebaliknya, kalau tidak makan silet atau beling, badannya yang sakit.

Baca juga: Skandal Bansos Menyeret Gibran Rakabuming, Rocky Gerung: Harus Kita Kembalikan pada Akal Sehat

Mengenal Pica, Kebiasaan Aneh Makan Benda

Mungkin pernah Anda mendengar, orang yang hobi makan benda-benda bukan makanan, seperti tanah, pasir, kapur, sabun hingga obat nyamuk.

Ternyata, aktivitas tersebut bukan sekedar kebiasaan yang aneh, tetapi sebuah jenis gangguan makan yang biasa disebut pica.

Halaman
1234
Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved