Breaking News:

Aksi 1812

Wakapolres Tangsel Sebut Lima Remaja Massa Aksi 1812 yang Reaktif Covid-19 Dikarantina di RLC

Lima remaja massa Aksi 1812 yang reaktif Covid-19 hasil swab test antigen, dikarantina di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel (Tangsel).

TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Wakapolres Tangsel, Kompol Stephanus Luckyto, di Mapolres Tangsel, Jalan Raya Promoter, Serpong, Senin (21/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Wakapolres Tangerang Selatan (Tangsel), Kompol Stephanus Luckyto, mengatakan, lima remaja massa Aksi 1812 yang reaktif Covid-19 hasil swab test antigen, dikarantina di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel (Tangsel).

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, lima remaja itu diamankan aparat saat terjaring operasi kemanusiaan pada Jumat (18/12/2020).

Operasi kemanusiaan yang dimaksud adalah pencegatan masaa aksi 1812 yang akan berangkat ke Jakarta saat itu.

Pencegatan dilakukan demi mengantisipasi kerumunan massa aksi yang terpusat di Jakarta. 

Selain kelima remaja itu, polisi juga mengamankan 60 orang lainnya yang mayoritas anak-anak usia belasan tahun.

Mereka sudah dipulangkan setelah dijemput orang tuanya masing-masing di Mapolres Tangsel. 

Luckyto mengatakan, proses karantina lima remaja simpatisan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab itu, ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan Tangsel. 

"Iya kita bekerjasama dengan dinas kesehatan."

"Yes, ditempat isolasi. Di rumah itu. Itu nanti diiserahkan ke situ. Karena kan dia (Dinas Kesehatan) punya Rumah Lawan Covid-19 dan rumah sakit rumah sakit rujukan kan," ujar Luckyto di Mapolres Tangsel, Jalan Raya Promoter, Serpong, Senin (21/12/2020).

Baca juga: Cerita Lucu Saat Pernikahan Handika Pratama dan Rosiana Dewi: Contekan Dibalik Oci

Baca juga: Jelang Chelsea Vs West Ham, Lampard: The Blues Turun Performa 20 Persen

Baca juga: Dilempari Barang Pecah Belah, Polisi Gunakan Gas Air Mata Lumpuhkan Anak yang Ingin Bunuh Ibunya

Luckyto tidak menjelaskan lebih lanjut terkait nasib kelima remaja yang diisolasi itu.

Ia menyerahkan seluruhnya kepada Dinas Kesehatan Tangsel. 

"Nanti kita koordinasikan ke Dinkes untuk lebih lanjutnya," ujarnya. 

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved