Prediksi Calon Menteri Kabinet Indonesia Maju Jokowi: Eks Cawapres di Pilpres 2019 Hingga Fadli Zon

Sejumlah nama yang diprediksi akan masuk menjadi menteri di kabinet Indonesia Maju mulai mencuat.

Editor: Elga H Putra
YOUTUBE/DANIEL MANANTA NETWORK
Sandiaga Uno. Kabar terbaru, mantan calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019 ini digadang-gadang masuk bursa dalam calon menteri di Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Mantan cawapres, wali kota, politikus senior hingga pengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) diprediksi akan masuk menjadi menteri di kabinet Indonesia Maju.

Santer dikabarkan Jokowi diprediksi bakal melakukan perombakan (reshuffle) kabinet dalam waktu dekat ini.

Sejak dibentuk pada awal pemerintahan kedua Jokowi di 2019, kabinet Indonesia Maju memang belum pernah ada perombakan.

Selain itu, perombakan kabinet itu sekaligus untuk mengisi dua posisi menteri yang kosong karena tersangkut korupsi.

Dua posisi menteri yang kosong itu yakni Menteri Sosial yang ditinggalkan Juliari P Batubara dan Menteri Kelautan dan Perikanan yang ditinggalkan Edhy Prabowo.

Seiring isu perombakan kabinet, sejumlah nama pun disebut-sebut pantas untuk masuk kabinet.

Berikut daftar nama-nama yang dianggap berpotensi masuk kabinet sebagaimana dihimpun Tribunnews.com, Senin (21/12/2020):

1. Sandiaga Uno

Sandiaga Uno saat dijumpai di Griya Wulansari, Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Rabu (4/12/2019).
Sandiaga Uno saat dijumpai di Griya Wulansari, Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Rabu (4/12/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/Yusuf Bachtiar)

Nama Sandiaga Uno juga dianggap berpotensi untuk masuk kabinet.

Pria yang menjabat Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini dinilai realistis untuk masuk di kabinet, setelah Edhy Prabowo yang merupakan kader Gerindra tersangkut korupsi.

Meski demikian, pengamat politik Burhanuddin Muhtadi menganggap, Sandiaga Uno tidak cocok jika ditempatkan sebagai Menteri keluatan dan Perikanan.

"Untuk Sandi, bisa jadi karakternya tidak tepat berada di bidang kelautan dan perikanan. Itu bisa menjadi hambatan,” kata Burhanuddin seperti dikutip dari Kompas.com.

Sandi enggan memberi tanggapan soal peluang dirinya menjadi Mensos.

Hal itu disampaikan Sandi saat berkunjung ke Jawa Tengah pada 3 Desember lalu.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved