Antisipasi Virus Corona di DKI

Imbas Pandemi Covid-19, 572.780 Warga Jakarta Menganggur

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui, jumlah pengangguran di ibu kota melonjak selama masa pandemi Covid-19

TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Tangkapan layar dari kanal youtube Pemrpov DKI saat Gubernur Anies Baswedan mengucapkan selamat hari ibu 

Laporan Wartawan TribunJakarra.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui, jumlah pengangguran di ibu kota melonjak selama masa pandemi Covid-19.

Hal dikatakan Anies saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Perubahan RPJMD DKI Tahun 2017-2022 secara virtual.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jakarta sebesar 10,95 persen.

Angka ini menjadikan DKI Jakarta sebagai provinsi dengan jumlah tingkat pengangguran tertinggi di Indonesia.

"Pengangguran terbuka Provinsi DKI Jakarta pada Agustus 2020 sebesar 10,95 persen atau setara 572.780 orang," ucapnya, Selasa (23/12/2020).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menjelaskan, selama diterjang pandemi Covid-19, sektor formal kehilangan 453.295 pekerjaan.

Namun, sektor informasi di sisi lain hanya mampu menyerap 259.597 tenaga kerja.

Dengan demikian, ada 193.698 warga Jakarta kehilangan pekerjaannya.

"Selain itu, implikasi pandemi bukan saja terjadi terhadap pengurangan tenaga kerja, tetapi juga mempengaruhi produktivitas pekerja karena sebanyak 1.673.028 pekerja mengalami pengurangan jam kerja," ujarnya.

Baca juga: Divonis Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Begini Reaksi Djoko Tjandra

Baca juga: Jokowi Umumkan Reshuffle Kabinet, Sandiaga Uno dan Tri Rismaharini Jabat Menteri

Baca juga: Hari Ibu 2020 : Imam Budi Hartono Kenang Sosok Emak yang Mengajarkan Segalanya

Meski demikian, Anies optimis masalah pengangguran ini bisa segera diatasi, sehingga angka pengangguran bisa ditekan.

"Ada banyak jalan dan upaya untuk bisa memulihkan perekonomian dan memulihkan kegiatan sosial, kegiatan pendidikan, dan lain-lain sehingga tetap kita bisa mewujudkan yang kita cita-citakan sebagai sebuah kota dimana maju kotanya dan bahagia warganya," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved