Breaking News:

Natal dan Tahun Baru 2021

Puncak Arus Penumpang Libur Nataru di Bandara Soekarno-Hatta Diprediksi Tanggal 23 Desember 2020

PT Angkasa Pura II memprediksi waktu puncak arus penumpang di Bandara Soekarno-Hatta saat libur Natal dan Tahun Baru terjadi tanggal 23 Desember.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Agus Haryadi saat memantau pergerakan penumpang di masa libur Natal dan Tahun Baru 2020 di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (22/12/2020). PT Angkasa Pura II memprediksi waktu puncak arus penumpang di Bandara Soekarno-Hatta saat libur Natal dan Tahun Baru terjadi tanggal 23 Desember. 

Diantaranya PCR test, rapid test antigen atau rapid test antibodi yang disediakan untuk menyambut libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Antrean rapid test antigen di Shelter Kalayang Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta yang mengular menjelang Libur Natal dan Tahun Baru 2021, Senin (21/12/2020).
Antrean rapid test antigen di Shelter Kalayang Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta yang mengular menjelang Libur Natal dan Tahun Baru 2021, Senin (21/12/2020). (TribunJakarta/Ega Alfreda)

Tes Covid-19 tersebut tersebar dienam titik di Bandara Soekarno-Hatta, yakni:

1. Airport Health Center Terminal 2 di Shelter Skytrain.

2. Airport Health Center Terminal 3 di SMMILE Center.

3. Airport Health Center Terminal 3 di area lounge umroh.

4. Drive Thru Test Lapangan Parkir Terminal 3 Domestik.

5. Drive Thru Test Lapangan Parkir Terminal 1B.

6. Drive Thru Test Lapangan Parkir Terminal 2D.

Di bandara-bandara PT Angkasa Pura II, seperti Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Husein Sastranegara, tarif PCR test kini menjadi Rp 800 ribu untuk hasil 24 jam setelah pemeriksaan.

Diketahui, tarif sebelumnya mencapai Rp 885 ribu.

Baca juga: Hari Ibu 2020, Wali Kota Airin Memaknai Sosok Ibu: Pengorbanan dan Perjuangan 

Sementara itu untuk tarif rapid test antigen menjadi Rp 200 ribu untuk hasil 15 menit setelah pemeriksaan, dari tarif sebelumnya Rp 385 ribu.

Lalu itu untuk rapid test antibodi tetap Rp 85 ribu.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved