Breaking News:

Polisi Menduga 201 Kg Sabu Senilai Rp 156 Miliar di Petamburan Untuk Danai Teroris Timur Tengah

Hasil dari penjualan ratusan kilogram sabu tersebut diduga akan digunakan untuk mendanai aksi terorisme di Timur Tengah.

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Konferensi pers pengungkapan kasus narkoba 201 Kg sabu di Polda Metro Jaya, Rabu (23/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Polda Metro Jaya membongkar peredaran 201 kilogram narkoba jenis sabu di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (22/12/2020).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, sabu tersebut rencananya akan diedarkan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Hasil dari penjualan ratusan kilogram sabu tersebut diduga akan digunakan untuk mendanai aksi terorisme di Timur Tengah.

"Hasil profiling dan ada indikasi dugaan barang haram ini dipakai untuk pembiayaan terorisme yang ada di Timur Tengah," ujar Yusri, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/12/2020).

Pengungkapan 201 kilogram sabu ini, lanjut Yusri, berasal dari jaringan yang sama saat polisi melakukan penangkapan di Serpong, Tangerang Selatan, Januari 2020 lalu.

Menurut Yusri, kemasan sabu yang diamankan di Petambutan memiliki kode yang sama dengan kurir narkoba yang ditembak mati di kawasan Serpong.

"Dari barang itu kode yang sama '555'. Ini adalah barang yang memang jaringan international dari Timur Tengah," ungkap dia.

Sebelum membongkar peredaran 201 kilogram sabu, polisi sudah melakukan profiling terhadap pelaku.

Penyelidikan itu dilakukan oleh Bareskrim Polri dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Halaman
12
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved