Natal dan Tahun Baru 2021
Jelang Misa Malam Natal, TNI-Polri Tinjau Protokol Kesehatan di Gereja St Yohanes Penginjil Jaksel
Mereka datang untuk mengecek protokol kesehatan menjelang Misa Malam Natal, baik dari pihak gereja maupun para jemaat.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartono, Dandim 0504 Jakarta Selatan Kolonel Inf Ucu Yustiana, dan Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji mendatangi Gereja Katholik Santo Yohanes Penginjil, Kebayoran Baru, Kamis (24/12/2020).
Mereka datang untuk mengecek protokol kesehatan menjelang Misa Malam Natal, baik dari pihak gereja maupun para jemaat.
Pantauan TribunJakarta.com, pihak Gereja Katholik Santo Yohanes Penginjil telah menyediakan sejumlah fasilitas protokol kesehatan.
Beberapa di antaranya adalah menyiapkan tempat cuci tangan dan pengecekan suhu tubuh. Setiap jemaat juga diwajibkan menggunakan masker atau face shield.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartoni juga sempat bertanya tentang kapasitas gereja dalam menampung jemaat di masa pandemi Covid-19.
"Di sini berapa kapasitasnya?" tanya Budi.
"Kami batasi sekarang untuk Misa Natal offline sebanyak 200 orang. Biasanya kita bisa sampai 6.000, Pak," ujar Pastor Kepala Paroki Blok B Gereja Katolik Santo Yohanes Penginjil, Romo Antonius Dhimas Hardjuna.
Selain itu, dikatakan Romo Antonius, jemaat yang ingin menghadiri Misa Natal di gereja harus lebih dulu mendaftarkan diri secara online.
"Hari ini hanya sekali Misa Natal, besok juga sekali. Kita batasi juga hanya satu jam, biasanya 1,5 jam," ucap dia.
Misa Natal di Gereja Katolik Santo Yohanes Penginjil dimulai sejak pukul 17.00 hingga 18.00. Sedangkan pada Jumat (25/12/2020) besok berlangsung mulai pukul 09.00.