Breaking News:

Pembangunan Pipa Gas Rampung, PLTMG MPP Sorong Siap Beroperasi

PT Perta Daya Gas (PDG), sebagai anak usaha PT Pertamina Gas, bersama dengan PT Indonesia Power telah menyelesaikan pembangunan infrastruktur pipa gas

dok. PT Perta Daya Gas (PDG)
PT Perta Daya Gas (PDG) telah menyelesaikan pembangunan infrastruktur pipa gas ke PLTMG MPP Sorong 50 MW. 

TRIBUNJAKARTA.COM - PT Perta Daya Gas (PDG) telah menyelesaikan pembangunan infrastruktur pipa gas ke PLTMG MPP Sorong 50 MW yang ditandai dengan ceremonial last bolt connection di PLTMG Sorong, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong Papua Barat pada Kamis (24/12).

Proses Ceremony of Last Bolt Connection ini merupakan tahap lanjutan setelah dilaksanakannya Perjanjian Jual Beli Gas (“PJBG”) oleh PT Indonesia Power dengan BUMD, PT Malamoi Olom Wobok pada tanggal 16 Oktober 2020 serta Perjanjian Pengangkutan Gas pada tanggal 3 Desember 2020 antara PT Indonesia Power dan PT Perta Daya Gas.

Bupati Sorong Johny Kamuru, menyambut gembira dan berterima kasih atas diselesaikannya proyek ini.

“Masyarakat Sorong sangat mengapresiasi proyek konstruksi PLTMG MPP Sorong ini, karena akan mampu membawa manfaat nyata bagi masyarakat setempat Papua, khususnya Sorong,”ujar Johny.

Baca juga: Positif Covid-19, Dewi Perssik Alami Gejala Langka: Ini Jadi Bahan Renungan Buat Kita Semua

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini yang wakilkan oleh Direktur Energi Primer Rudy Hendra Prastowo, menyampaikan bahwa proyek yang dijalankan ini merupakan komitmen PLN guna menekan Biaya Pokok Produksi (BPP Listrik) dan melaksanakan penugasan dari Pemerintah sesuai KepMen No. 13 Tahun 2020. 

FOLLOW JUGA:

Sementara itu  Kepala BPH Migas M Fanshurullah Asa mengucapkan selamat atas selesainya pembangunan pipa yang akan digunakan untuk menyuplai gas bumi ke PLTMG MPP Sorong.

PLTMG ini merupakan pembangkit listrik pertama yang melaksanakan rencana Pemerintah dalam mengonversi penggunaan BBM dengan gas bumi.

“Kami mendukung proyek ini dan kedepannya berharap agar pipa gas yang digunakan untuk mensuplai PLTMG ini dapat digunakan sebagai pipa open access, sehingga manfaatnya menjadi bertambah," tegasnya.

Baca juga: Kronologi Mobil Travel Dikepung Banjir di Pasteur Bandung, Sopir Panik Selamatkan Diri

Adapun beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan setelah soft launching ini diantaranya;  commisioning infrastruktur pipa gas akan dilaksanakan pada pada 31 Desember 2020 sampai dengan 17 Januari 2021, Commissioning MRS pada 5 sampai dengan 17 Januari 2021, first gas firing pada 18 Januari 2021.

Setelah itu akan dilanjutkan  dengan commissioning peralihan mesin pembangkit Unit 1 sampai dengan Unit 5 secara bertahap dari penggunaan BBM menjadi gas.

Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved