5 Tradisi Perayaan Natal di Berbagai Dunia, Apa Saja?

Meski Natal tahun ini terasa sedikit berbeda kaena dirayakan di masa pandemi Covid-19, tak mengurangi suka cita umat Kristiani di seluruh dunia.

Tayang:
Editor: Elga H Putra
Nova/gpointstudio
Santa Klaus menjadi salah satu tradisi Natal yang ada di berbagai dunia. 

TRIBUNJAKARTA.COM, DENPASAR - Hari ini, 25 Desember, umat kristiani di seluruh dunia tengah bersukacita merayakan Natal.

Meski Natal tahun ini terasa sedikit berbeda kaena dirayakan di masa pandemi Covid-19, tak mengurangi suka cita umat Kristiani di seluruh dunia untuk merayakannya.

Di luar ibadah, ada banyak tradisi yang dilakukan di berbagai negara untuk menyambut dan merayakan Hari Natal ini.

Termasuk sejumlah tradisi Natal yang ada di seluruh dunia makin membuat suasana Natal menjadi lebih indah dan bermakna bagi yang merayakannya.

Di antaranya yang tak pernah terlewatkan adalah menghias pohon cemara dengan ornamen-ornamen cantik lampu hias.

Ada pula yang saling bertukar kado antar keluarga maupun teman dekat.

Dari sekian banyak tradisi menyambut hari Natal di berbagai negara, berikut ini 5 tradisi yang paling populer untuk merayakan Natal ;

1. Pohon Natal

Taman Safari Bogor menyulap 2020 botol bekas menjadi sebuah pohon natal yang bisa menjadi spot foto bagi para pengunjung
Taman Safari Bogor menyulap 2020 botol bekas menjadi sebuah pohon natal yang bisa menjadi spot foto bagi para pengunjung (ISTIMEWA/Taman Safari Bogor)

Pohon natal di gereja atau di rumah-rumah mungkin berhubungan dengan tradisi Mesir, atau Ibrani kuno.

Pohon Natal bukanlah suatu keharusan di gereja maupun di rumah sebab ini hanya merupakan simbol agar kehidupan rohani selalu bertumbuh dan menjadi saksi yang indah bagi orang lain.

2. Kartu Natal

Ilustrasi kartu Natal.
Ilustrasi kartu Natal. (Mirror.co.uk)

Terdapat pula tradisi mengirim Kartu Natal, yang dimulai pada tahun 1843 oleh John Calcott Horsley dari Inggris.

Kartu ucapan yang dihiasi dengan gambar perayaan hari raya natal dengan tema gambar yang beranekan ragam.

Kartu Natal berkembang menjadi berbagai macam ukuran dan bahan kertas.

Berbagai macam gambar juga menjadi populer, seperti gambar binatang atau anak kecil yang lucu-lucu.

Kartu Natal sering digunakan berbagai organisasi sebagai sarana pengumpul dana.

Salah satu kegiatan pengumpulan dana yang paling terkenal adalah program kartu Natal UNICEF yang dimulai tahun 1949.

Baca juga: 10 Lagu K-Pop Bertema Natal untuk Semarakkan Hari Raya Natal 2020, Ada BTS hingga SNSD

3. Sinterklas

Santa Klaus
Santa Klaus (Nova/gpointstudio)

Sinterklas (dalam bahasa lain juga dikenal dengan nama Santa Klaus, Santo Nikolas, Santo Nick, Bapak Natal, Kris Kringle, Santy, Sinyokolas atau Santa) adalah tokoh dalam berbagai budaya yang menceritakan tentang seorang yang memberikan hadiah kepada anak-anak, khususnya pada Hari Natal.

Dia terkenal karena kebaikannya memberi hadiah kepada orang miskin.

4. Kelompok Puritan

Demi menghapus elemen-elemen yang tidak alkitabiah, Inggris yang ketika itu dikuasai oleh Parlemen Puritan pernah melarang perayaan Natal.

Mereka menganggap perayaan Natal hanyalah festival kepausan (popish) yang tidak punya pembenarannya dalam Alkitab.

Akhirnya, kaum Puritan di Inggris menggantinya dengan satu hari puasa.

Baca juga: Mau Ucapkan Selamat Natal Berbahasa Inggris, Ini 25 Contoh Kata-katanya

5. Ritus Timur

Ritus Suriah Timur atau Ritus Suryani Timur (disebut pula Ritus Asiria, Ritus Persia, Ritus Kaldea, atau Ritus Suriah Oriental) adalah ritus peribadatan Kristen Timur yang menggunakan dialek Suryani Timur sebagai bahasa liturgi, dan merupakan salah satu dari dua ritus peribadatan Kristen Suryani.

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul 5 Tradisi Perayaan Hari Natal di Berbagai Negara,

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved