Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Warga Kota Bekasi Tak Pakai Masker di Luar Rumah Siap-siap Kena Denda Rp100 Ribu Atau Dipenjara

Terdapat sejumlah sanksi terhadap warga melanggar protokol kesehatan, salah satunya sanksi denda Rp100 ribu bagi warga yang tak pakai masker.

ISTIMEWA
Ketua Pimpinan DPRD Kota Bekasi bersama Wakil Wali Kota Bekasi saat menggelar paripurna pengesahan Perda ATHB Covid-19, Rabu (23/12/2020). Terdapat sejumlah sanksi terhadap warga melanggar protokol kesehatan, salah satunya sanksi denda Rp100 ribu bagi warga yang tak pakai masker. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - DPRD dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi telah mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) adaptasi tatanan hidup baru (ATHB) menjadi Peraturan Daerah (Perda) tentang penanganan Covid-19.

Dalam perda tersebut, terdapat sejumlah sanksi yang dicantumkan dalam upaya penindakan terhadap warga yang melanggar protokol kesehatan (prokes) selama masa adaptasi Covid-19.

Salah satunya sanksi denda Rp100 ribu bagi warga yang kedapatan tidak mengenakan masker saat aktivitas di luar rumah.

Sanksi denda tersebut tertuang pada Pasal 51 poin (a), yang berbunyi, "Setiap orang yang telah diberikan sanksi administratif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 ayat (1) namun tetap melakukan pelanggaran dipidana kurungan paling lama 7 (tujuh) hari dan/atau denda paling banyak Rp100.000,00 (Seratus ribu rupiah)," .

Sedangkan Pasal 35 ayat (1) yang dimaksud berisi sanksi administratif berupa, teguran lisan atau tulisan; kerja sosial membersihkan sarana fasilitas umum.

Ketua DPRD Kota Bekasi Chairoman J. Putro mengatakan, perda ATHB merupakan dasar hukum yang dibuat untuk mendorong kesadaran masyarakat terhadap percepatan penanganan pandemi Covid-19.

"Perda ini tidak ada maksud lain kecuali untuk mendorong warga mempercepat kesadaran mereka untuk mematuhi protokol kesehatan," kata Chairoman.

"Sederhana sekali (mematuhi prokes), 3M (memalai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) ini perlu di galakan karena kita tidak tahu kapan covid ini berakhir," tambah dia.

Baca juga: Jalan Ciater Raya Serpong Akhirnya Diaspal Usai Makan Banyak Korban Kecelakaan

Dalam perda tersebut, dicantumkan ketentuan pidana atau sanksi bagi pelanggar Pasal 51. Sanksi denda bervariasi paling kecil Rp100 ribu dan paling besar Rp50 juta.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved