Natal dan Tahun Baru 2021

Hari Ini 5.747 Penumpang Tinggalkan Jakarta dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen

Sebanyak 5.747 penumpang hari ini meninggalkan Jakarta menggunakan moda transportasi kereta api dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen.

Tayang:
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono meninjau Stasiun Gambir yang menyelenggarakan rapid antigen Covid-19, pada Selasa (22/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sebanyak 5.747 penumpang hari ini meninggalkan Jakarta menggunakan moda transportasi kereta api dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen.

"Hari ini jumlah penumpang di Gambir 890 dan Pasar Senen 4.857 penumpang. Total hari ini mencapai 5.747 penumpang," ucap Kepala Humas PT KAI Daerah Operasi (Daops) 1 Jakarta Eva Chairunisa, Sabtu (26/12/2020).

Jumlah penumpang ini jauh menurun dibandingkan dua hari terakhir, di mana puncak arus mudik terjadi pada Kamis (24/12/2020) lalu dengan jumlah 14.211 penumpang.

Sedangkan pada Jumat (25/12/2020) kemarin, ada 9.827 penumpang kereta api yang meninggalkan Jakarta.

Guna mencegah penyebaran Covid-19, Eva menyebut, PT KAI membuka layanan rapid test antigen di Stasiun Gambir dan Pasar Senen.

Hal ini dilakukan sebagai upaya PT KAI mendukung kebijakan pemerintah yang mewajibkan tes rapid antigen bagi penumpang kereta api jarak jauh.

"Secara total layanan rapid test antigen di Stasiun Gambir dan Pasar Senen tah melayani kurang lebih 17.313 penumpang dari tanggal 21 Desember hingga 24 Desember 2020," ujarnya.

Untuk meminimalisir antrean saat pemeriksaan antigen, Daop 1 Jakarta menyediakan 22 titik pengetasan di Stasiun Senen dan 10 titik di Stasiun Gambir.

"Daop 1 Jakarta juga melengkapi pemasangan tanda batas jarak berdiri pada area antrian serta memperluas area pelayanan rapid antigen melalui pemanfaatan lahan parkir," tuturnya.

Nantinya, bagi penumpang yang dinyatakan reaktif Covid-19 saat melakukan pemeriksaan antigen di stasiun, maka akan langsung ditangani oleh tim dokter di area isolasi.

Selanjutnya, penumpang tersebut bakal diberikan arahan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan di rumah sakit.

"PT KAI memberikan kebijakan apabila terdapat penumpang yang reaktif saat melakukan rapid antigen. Penumpang bisa membatalkan tiket dan biaya tiket akan dikembalikan 100 persen," kata dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved