Breaking News:

Refleksi Hari Anti Korupsi Sedunia: Korupsi Menjangkit, Negara Korban Terhimpit

Indonesia menggelar acara Peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia (Hakordia) pada Rabu (16/12/2020).

Editor: Wahyu Aji
kupasmerdeka.com
Ilustrasi Korupsi 

Apabila menilik catatan PBB, sekitar US$2,6 triliun lenyap setiap tahunnya akibat korupsi atau setara dengan 5% Pendapatan Domestik Bruto (PDB) global.

Angka itu meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan laporan Corruption Perception Index yang dikeluarkan oleh Transparency International, penyuapan menjadi salah satu bentuk korupsi yang paling sering terjadi dan sangat merugikan.

Di Afrika, lebih dari US$50 miliar hilang setiap tahunnya, sebagian besar disebabkan penyuapan.

Suap nyatanya tidak sebatas dilakukan oleh elite pemerintah dan masyarakat negara setempat.

Tindak suap juga dilakukan secara lintas negara.

Dari laporan yang sama menyebutkan korporasi dan kontraktor asing menyuap pejabat di Afrika.

Kasus di Nigeria, para pejabat disuap oleh kontraktor asing dari Inggris dan Italia sebesar US$1,1 miliar agar bersedia melepas akses ke ladang minyak yang disinyalir bernilai US$500 miliar.

Perusahaan ban Amerika, Goodyear juga menyuap pejabat Kenya dan Angola sekitar US$3,2 juta untuk memenangkan kontrak.

DPA

Kasus serupa juga terjadi saat perusahaan raksasa Airbus terbukti menyuap pejabat di sejumlah negara sekaligus menjadi salah satu skandal terbesar belakangan ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved