Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Kapasitas Ruang Isolasi Pesien Covid-19 di Kota Bekasi Semakin Menipis, Tersisa 124 Tempat Tidur

Dinkes Kota Bekasi mencatat tingkat keterisian ruang rawat isolasi pasien Covid-19 hingga data terakhir, Selasa (29/12/2020) tersisa 124 tempat tidur

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Stadion Patriot Candrabhaga di Jalan Jenderal Ahamad Yani, Bekasi Selatan saat digunakan sebagai RS Darurat penanganan Covid-19. Dinkes Kota Bekasi mencatat tingkat keterisian ruang rawat isolasi pasien Covid-19 hingga data terakhir, Selasa (29/12/2020) tersisa 124 tempat tidur 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mencatat, tingkat keterisian ruang rawat isolasi pasien Covid-19 hingga data terakhir, Selasa (29/12/2020) tersisa sebanyak 124 tempat tidur.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Bekasi Rina Oktavia mengatakan, data itu dicatat per hari ini pukul 11.32 WIB dan akan terus berubah-ubah seiring dinamika kondisi pesien.

"Keterisian tempat tidur bisa berubah tiap menit, kita punya sistem yang mendata perubahan dalam keterisian dan jumlah tempat tidur," kata Rina.

Dia menjelaskan, kapasitas ruang rawat isolasi untuk pasien Covid-19 di Kota Bekasi sebanyak 1.278 tempat tidur.

Jumlah itu merupakan gabungan seluruh rumah sakit di Kota Bekasi, termasuk Rumah Sakit Darurat (RSD) Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi.

"Data kapasitas diambil dari keterisian seluruh rumah sakit di Kota Bekasi, sedangkan untuk ICU saat ini tersedia 81 tempat tidur dengan tingkat keterisiannya sebanyak 73 tempat tidur," terangnya.

Berdasarkan data di situs corona.bekasikota.go.id, hingga Senin (29/12/2020), jumlah kasus kumulatif di Kota Bekasi mencapai 15.009 orang terkonfirmasi positif.

Baca juga: FPI Tanggapi Pencabutan SP3 Kasus Chat Mesum HRS dengan Firza Husein:Ini Membuktikan Kepanikan Rezim

Sebagai rincian, sebanyak 13.952 orang dinyatakan sembuh, 244 orang meninggal dunia dan 813 orang masih menjalani perawatan.

Adapun dari data di situs milik Pemerintah Kota Bekasi tersebut, dipaparkan pula warga yang termasuk dalam kontak erat sebanyak 17.009 orang.

Sebanyak 151 diantaranya masih menjalani karantina mandiri, sedangkan 16.858 orang telah dinyatakan discarded atau telah rampung masa karatinanya.

Selanjutnya untuk data warga kategori suspek atau pernah berkontak langsung dengan kasus probable dan terkonfirmasi sebanyak 11.117 orang.

Baca juga: Tawuran Maut di Setiabudi Jaksel Berujung 1 Orang Tewas, Polisi Tangkap 3 Pelaku Pembacokan

Sebanyak 75 orang diantaranya masih dalam perawatan, discarded sebanyak 10.793 orang dan kasus meninggal dunia sebanyak 249 orang.

Selanjutnya untuk kasus probable, hingga data terakhir sebanyak 674 orang, 12 diantaranya masih menjalani perawatan atau isolasi mandiri, 529 dinyatakan sembuh dan 133 orang meninggal dunia. 

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved