Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Godok Juknis Penerapan Perda ATHB Covid-19

Perda ATHB ini dibuat semata untuk meningkatkan payung hukum dari peraturan sebelumnya tentang penanganan Covid-19 di Kota Bekasi hanya perwal.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Jumat (11/12/2020). Perda ATHB ini dibuat semata untuk meningkatkan payung hukum dari peraturan sebelumnya tentang penanganan Covid-19 di Kota Bekasi hanya perwal. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi masih menyiapkan peraturan turunan dari Peraruran Daerah (Perda) Adaptasi Tatanan Hidup Baru (ATHB) penanganan Covid-19.

Rahmat mengatakan, Perda ATHB ini dibuat semata untuk meningkatkan payung hukum dari peraturan sebelumnya tentang penanganan Covid-19 di Kota Bekasi yang hanya berupa peraturan wali kota (perwal).

"Kemarin kan kita hanya bermodalkan perwal tapi perwal itu tidak bisa memberikan sanksi, semakin hari kan masyarakat juga perlu adanya sebuah kepastian hukum," kata Rahmat.

Dia menerangkan, peraturan turunan dari Perda ATHB yang sudah disahkan DPRD Kota Bekasi nantinya akan berupa perwal yang mengatur petunjuk teknis (juknis).

"Alhamdulillah kemarin sudah disahkan bersama DPRD. Disitu ada dua poin yang pertama berkenaan dengan sanksi kurungan dan kedua saksi denda," tuturnya.

"Soal penegakan dilapangan nantinya melalui Satgas Covid-19 dan melalui PPNS (pejabat penyidik) kita, saat ini sedang kita susun Juknisnya," terang dia.

Sebelum itu, pihkanya juga bakal melakukan sosialisasi terlebih dahulu soal Perda ATHB ke masyarakat.

Baca juga: Beli Rokok Kurang Rp 500 Perak, Penjaga Warung di Tangerang Bacok Pelanggannya

Jangan sampai lanjut dia, Perda ATHB sudah diberlakukan tetapi ketika di lapangan ditemukan pelanggaran masyarakat berdalih tidak mengetahui.

"Mesti sosialisasikan seperti misal tidak memakai masker bagaimana, terus terjadi kerumunan bagaimana dan itu sudah disahkan dan sudah dimasukkan kelembaran daerah," tegas dia. 

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved