Breaking News:

Natal dan Tahun Baru 2020

Aparat Gabungan Awasi 26 Lokasi Rawan Kerumunan di Jakarta Timur saat Malam Tahun Baru

Pemkot Jakarta Timur melakukan pemetaan lokasi rawan kerumunan warga di 10 Kecamatan

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Suasana apel petugas gabungan di lapangan Museum Purna Bakti, Makasar, Jakarta Timur guna pengamanan Nataru, Senin (21/12/2020).   

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Pemkot Jakarta Timur melakukan pemetaan lokasi rawan kerumunan warga di 10 Kecamatan saat malam pergantian tahun baru 2021.

Wakil Wali Kota Jakarta Timur Hendra Hidayat mengatakan dari hasil pemetaan terdapat 26 lokasi rawan kerumunan sehingga perlu penempatan aparat gabungan.

"Akan kita siagakan petugas gabungan untuk lakukan pengawasan dan pengendalian hingga penindakan sesuai aturan protokol kesehatan,” kata Hendra saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Rabu (30/12/2020).

Lokasi rawan kerumunan tersebut di antaranya sepanjang kanal banjir timur (KBT), perempatan Pusat Grosir Cililitan (PGC), simpang Pangkalan Jati.

Depan mall Tamini Square, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan sekitar Terminal Kampung Melayu, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pulo Gebang.

Baca juga: Ini Penjelasan Satgas Udara Penangaman Covid-19 Soal Kerumunan WNA di Bandara Soekarno-Hatta

Baca juga: Pemkot Jakut Tegaskan Bakal Awasi Tempat Rawan Kerumunan saat Malam Tahun Baru

Baca juga: Polisi akan Menindak Warga yang Berkerumunan di Tanah Abang saat Malam Pergantian Tahun

Ke-26 lokasi diidentifikasi rawan keramaian saat pergantian malam tahun baru berdasar kegiatan perayaan sebelum pandemi Covid-19 melanda.

"Intinya akan dilakukan pengetatan wilayah. Kami akan bubarkan keramaian di malam tahun baru untuk mencegah penyebaran Covid-19 meluas," ujarnya.

Meski Pemprov DKI Jakarta sudah mengeluarkan intruksi agar seluruh tempat wisata tutup saat malam pergantian tahun baru 2021 besok

Lalu pembatasan jam operasional terhadap seluruh pelaku usaha di luar sektor vital agar tutup sebelum pukul 19.00 WIB guna mencegah kerumunan.

Hendra menuturkan penempatan petugas gabungan dari unsur Pemkot, Polres, dan Kodim 0505 Jakarta Timur tetap dilakukan sebagai langkah antisipasi.

“Kita harapakan warga merayakan malam tahun baru sebaiknya di rumah saja bersama keluarga. Hindari kerumunan dan tidak membuat kerumunan,” tuturnya.

Pada malam pergantian tahun baru hingga 1 Januari 2021 Satpol PP Jakarta Timur mengerahkan 656 personel guna mengantisipasi adanya kerumunan warga.

Penulis: Bima Putra
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved