Begini Kondisi Ibu dan Anak yang Jadi Korban Penembakan Anggota Polri
Akibat kejadian tersebut, istrinya menderita luka tembak di bagian kaki, dan anaknya menderita luka tembak di bagian dada.
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma
TRIBUNJAKARTA.COM, SUKMAJAYA – Aiptu Slamet Teguh Priyanto nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menembakkan peluru ke dalam mulutnya hingga tembus ke bagian leher belakang.
Ia menembak dirinya sendiri setelah nekat menembak istrinya CR dan anaknya RK, yang juga merupakan anggota Kepolisian.
Akibat kejadian tersebut, istrinya menderita luka tembak di bagian kaki, dan anaknya menderita luka tembak di bagian dada.
Saat ini, kedua korban tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Baca juga: Kronologi Lengkap Polisi Bunuh Diri Setelah Tembak Istri dan Anak di Depok
Baca juga: Polisi Bunuh Diri Usai Tembak Anak dan Istri, Kakak Korban Dengar Suara Letusan Tembakan saat Tidur
Baca juga: Ini Gelagat Aneh Aiptu Slamet di Malam sebelum Tembak Istri-Anak Lalu Bunuh Diri
Salah seorang anak korban lainnya yang ada di lokasi kejadian dan enggan disebut namanya menuturkan, saat ini kondisi ibu dan adiknya sudah semakin membaik.
“Sudah semakin membaik, ibu juga sudah sadar,” ujarnya di lokasi kejadian Jalan Tirtamulya, Tirtajaya, Sukmajaya, Kota Depok, Rabu (30/12/2020).
Sebelumnya, ia menyebutkan tengah tertidur pulas sebelum akhirnya terbangun, musabab mendengar suara letusan senjata api.
Keluar dari kamarnya untuk mencari sumber suara tersebut, ia pun terkejut bukan kepalang menyaksikan anggota keluarganya terkapar bersimbah darah.
Untuk diketahui, kejadian ini bermula ketika Slamet Teguh Priyanto terlibat cekcok dengan istrinya.
Naik pitam, Teguh pun nekat mengeluarkan sepucuk senjata api dan mengarahkan ke hadapan istrinya.
Ketika itu, anak korban langsung (RK) menghadang hingga akhirnya ia tertembak di bagian dada.