Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Dua Awaknya Terpapar, Bus Sekolah Pastikan Evakuasi Pasien Covid-19 Tetap Berjalan

Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta memastikan evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA/Dokumentasi Dishub DKI Jakarta
Bus sekolah Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang dikerahkan mengangkut pasien terkonfirmasi ke tempat isolasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta memastikan evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 tetap berjalan.

Meski pada Rabu (30/12/2020) dua awak bus yang bertugas melakukan evakuasi pasien terpapar Covid-19 sehingga dirujuk ke RS Darurat Wisma Atlet.

Kepala UPAS Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Ali Murthado mengatakan hingga kini proses evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 tetap berjalan.

"Evakuasi tetap berjalan, kita punya pengemudi cadangan untuk evakuasi pasien Covid-19 ke RS rujukan dan tempat isolasi khusus," kata Ali saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Jumat (1/1/2021).

Sejak Kamis (31/12/2020) atau usai dua awak bus yang terpapar dirujuk, evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 menggunakan bus sekolah berjalan.

Tercatat 77 pasien Covid-19 dari delapan Puskesmas di DKI Jakarta dievakuasi ke RSD Wisma Atlet, hotel tempat isolasi khusus, dan Graha TMII.

"Total pegawai UPAS sebanyak 443 orang, untuk awak yang bertugas melakukan evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 32 orang," ujarnya.

Ali menuturkan evakuasi pasien terkonfirmasi Covid-19 yang dilakukan berdasar permintaan pihak Puskesmas di wilayah DKI tetap tertangani.

Pasalnya kasus terkonfirmasi di jajaran UPAS bukan yang pertama, tercatat 26 orang pernah terpapar dan berhasil sembuh sehingga bisa bertugas kembali.

Beberapa awak merasa pengalaman pernah terkonfirmasi Covid-19 justru memacu jajaran UPAS semakin giat membantu penanganan pandemi.

"Awak itu mengaku dirinya sudah pernah merasakan terpapar makanya sudah tak takut lagi dengan Covid-19. Seiring berjalannya waktu seluruh awak bus malah semakin gencar dan semangat dalam misi kemanusiaan ini," tuturnya.

Meski saat bertugas mengenakan alat perlindungan diri (APD) level 3 awak bus yang bertugas tetap berisiko terpapar karena kontak erat dengan pasien.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved