Breaking News:

Motif Tersangka Pembuat Parodi Indonesia Raya Masih Didalami Polisi

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan pihaknya masih baru mendengar keterangan dari NJ terkait alasan mengunggah konten tersebut.

Editor: Muhammad Zulfikar
ISTIMEWA
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Bareskrim Polri masih mendalami motif tersangka pembuat parodi penghinaan lagu kebangsaan Indonesia Raya NJ (11) dan MDF (16) saat mengunggah konten tersebut di akun YouTube My Asean dan Asean Channel.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan pihaknya masih baru mendengar keterangan dari NJ terkait alasan mengunggah konten tersebut.

Argo bilang, NJ bukanlah orang membuat parodi lagu kebangsaan tersebut.

Argo menyatakan pembuat pertama konten itu adalah MDF yang diunggah di akun YouTube My Asean. Ketika itu, MDF menyertakan identitas NJ di dalam unggahan itu yang seolah bahwa pembuatannya adalah NJ.

Hal itulah yang membuat NJ kesal. Tak lama setelah video itu diunggah MDF, NJ malah mengedit ulang video itu dan mengunggah di akun YouTube Asean Channel.

"Tentunya kan keterangan dari NJ di Malaysia dia marah dengan MDF yang ada di Cianjur. Tapi marahnya kenapa sedang didalami oleh penyidik kan tadi malem baru dateng," kata Argo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (1/1/2021).

Argo menuturkan NJ dan MDF memang telah lama saling mengenal dan berteman di dunia maya.

Hingga saat ini, Polri masih mendalami motif pasti adanya unggahan parodi lagu kebangsaan Indonesia Raya tersebut.

"Ini akan kita periksa dan nanti rekan rekan tau motif kenapa dia marah dan kemudian mengunggah video yang ada di kanal YouTube," tukas Argo.

Diberitakan sebelumnya, Tersangka pembuat parodi pelecehan lagu kebangsaan Indonesia Raya ternyata bukan warga negara Malaysia. Ternyata, pelakunya merupakan warga negara Indonesia (WNI).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved