Breaking News:

Kopi Wujudkan Kesetaraan, Kisah Dibalik Berdirinya Kafe Sunyi Milik Mario Gultom Gandeng Disabilitas

Berbeda dengan kafe-kafe biasanya, Sunyi House of Coffee and Hope mengusung konsep kesetaraan dengan mempekerjakan teman-teman disabilitas.

TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA
Sunyi House of Coffee and Hope, tak hanya menawarkan kopi enak, di sini Anda bisa menikmati pengalaman baru bersama dengan teman-teman disabilitas. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pecinta kopi di sekitar Fatmawati, Jakarta Selatan, mungkin tak asing dengan nama Sunyi House of Coffee and Hope atau yang biasa disebut Kafe Sunyi.

Berbeda dengan kafe-kafe biasanya, Sunyi House of Coffee and Hope mengusung konsep kesetaraan dengan mempekerjakan teman-teman disabilitas sebagai pegawainya.

Mulai dari barista, chef, kasir, administrasi, hingga juru parkir, semuanya merupakan teman-teman berkebutuhan khusus yang sudah diberikan pelatihan sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik untuk para pecinta kopi.

Ide ini berawal dari keinginan seorang pria muda bernama Mario Gultom untuk menjawab sebuah permasalahan yang terjadi di masyarakat mengenai kesetaraan bagi penyandang disabilitas.

Stigma yang masih kurang baik bagi teman-teman disabilitas di mata masyarakat, membuat mereka bahkan nyaris tak punya kesempatan untuk bekerja, dan hidup mandiri. 

Hal ini yang melatarbelakangi Mario, akhirnya ingin membuka lapangan pekerjaan yang diperuntukan bagi teman-teman disabilitas.

"Jadi deskriminasi terhadap disabilitas masih terjadi di masyarakat. Disabilitas stigmanya masih negatif, kalau gak dibilang cacat, dibilang sebagai orang yang gak bisa kerja. Akhirnya saya mencoba membuat jalan keluar untuk masalah itu dengan membuat lapangan pekerjaan," kata Mario bercerita.

Mario tumbuh besar sebagai orang yang memang punya rasa ketertarikan di dunia sosial.

Merasa ingin menghadirkan sebuah kesetaraan, Mario sempat berencana untuk mendirikan sebuah sekolah khusus bagi teman-teman disabilitas untuk mendapatkan pelatihan pekerjaan. 

Halaman
1234
Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved