Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

4.981 Keluarga di Kota Bekasi Jadi Klaster Baru Penularan, Dampaknya Kasus Anak Covid-19 Meningkat

Sebaran Covid-19 di Kota Bekasi masih didominasi dengan penularan klaster keluarga, dari Maret hingga Desember 2020

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat meninjau ruang isolasi RS Darurat Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Senin, (21/9/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Sebaran Covid-19 di Kota Bekasi masih didominasi dengan penularan klaster keluarga, dari Maret hingga Desember 2020, jumlah keluarga yang terpapar mencapai 4.981 kasus.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, data itu dihimpun berdasarkan hasil evaluasi penanganan Covid-19 jelang pergantian tahun 2020 kemarin.

"Jadi kalau kita lihat kasus keluarga yang terpapar dari awal Maret sampai Desember (2020) itu 4.981 KK (kartu keluarga) tapi saat ini yang aktif 325 KK," kata pria yang akrab disapa Pepen, Senin (4/1/2021).

Kota Bekasi lanjut dia, dari hasil penilaian Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) berstatus zona oranye kerawanan Covid-19.

Adapun dampak dari maraknya kasus klaster keluarga di Kota Bekasi, menyebabkan jumlah warga terpapar Covid-19 usia anak mengalami peningkatan.

"Untuk kasus berdasarkan usia masih didominasi usia produktif sebanyak 70 persen, sedangkan untuk anak meningkat menjadi 18 persen," jelasnya.

"Peningkatan kasus anak ini banyak terjadi juga kalau kita lihat dari sebuah empirs yang ada, terjadi pada kasus keluarga," tambahnya.

Sementara untuk kasus secara kumulatif, Rahmat mengatakan di Kota Bekasi hingga data terakhir sebanyak 16.008 orang terkonfirmasi positif.

Angka kesembuhan di Kota Bekasi meningkat sebesar 94,66 persen, dengan jumlah kesembuhan secara kumulatif mencapai 15.154 orang.

"Untuk kasus yang meninggal adalah 273 orang, angka kematiannya itu 1,71 persen, ada kenaikan dibanding kemarin 1,3 persen," kata Pepen.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved