Breaking News:

Jasad Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Kali Ciliwung, Tersangkut di Tumpukan Sampah

Sesosok jasad perempuan ditemukan mengambang di aliran Kali Ciliwung, Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.

TribunJakarta/Bima Putra
Jasad Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Kali Ciliwung. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Sesosok jasad perempuan ditemukan mengambang di aliran Kali Ciliwung, Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.

Anggota UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Pos Balekambang, Doni Fabian (35) mengatakan jasad ditemukan sekira pukul 09.00 WIB.

"Ditemukan pas kita lagi nyisir Kali Ciliwung. Awalnya saya kira boneka tapi pas didekatin ternyata mayat, perempuan pakai daster," kata Doni di Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (4/12/2020).

Jasad perempuan yang kondisinya sudah cukup membengkak atau diperkirakan sudah meninggal sekitar tiga hari tersangkut di tumpukan sampah.

Dari hasil pemeriksaan awal anggota UPK Badan Air, pada jasad perempuan yang diperkirakan berusia sekitar 60 tahun ditemukan luka pada kaki.

"Mungkin luka karena pas korban jatuh dan terseret aliran air. Korban mengenakan daster warna cokelat, tapi kalau untuk identitas tadi katanya enggak ada," ujarnya.

Personel UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Pos Balekambang saat proses evakuasi jasad di Jakarta Timur, Senin (4/1/2021). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Personel UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Pos Balekambang saat proses evakuasi jasad di Jakarta Timur, Senin (4/1/2021). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA ()

Doni menuturkan setelah temuan dilaporkan ke aparat yang datang melakukan olah TKP, jasad dievakuasi petugas gabungan.

Baca juga: Masuk Semester Genap, Siswa di Tangsel Tetap Sekolah Online 

Evakuasi yang dilakukan personel Damkar dan UPK Badan Air Pos Balekambang dimulai sekira pukul 10.00 WIB selesai pukul 11.00 WIB.

"Dibawa ke KPC (Komunitas Peduli Ciliwung) Gema Bersuci dulu baru dibawa ke RS. Karena kondisi sekitar aliran kan curam, lokasi paling mudah dari KPC itu," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Siti Nawiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved