Breaking News:

Jelang Grand Final PUBG Mobile Global Championship PMGC di Dubai, Bigetron RA Masukkan BTR Liquid

Jelang Grand Final PUBG Mobile Global Championship PMGC, tim PUBG Mobile Indonesia Bigetron RA melakulan perubahan BTR Liquid.

Penulis: Suharno | Editor: Suharno
INSTAGRAM @BIGETRONESPORTS
BTR Liquid jadi roster baru Bigetron RA ( BTR RA) jelang Grand Final PMGC ( PUBG Mobile Global Championship). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Jelang Grand Final PUBG Mobile Global Championship PMGC, tim PUBG Mobile Indonesia melakukan perubahan skuadnya.

Ada dua tim PUBG Mobile asal Indonesia yang berlaga pada Grand Final PMGC yakni Bigetron RA ( BTR RA) dan Aerowolf Limax.

Bagi Bigetron RA, mempertahankan gelar juara dunia bakal menjadi misi bagi mereka saat menghadapi Grand Final PMGC.

Hal itu yang membuat mereka mengubah susunan pemainnya yakni mengganti BTR Alice dengan BTR Liquid untuk menjadi roster sebagai pemain cadangan.

Isfan Satria, selaku manager Bigetron Red Aliens, mengatakan kalau liquid di approved oleh Tencent untuk menggantikan Alice yang sedang mengalami kondisi tidak stabil belakangan ini.

“Jadi pada awalnya diharuskan ada satu sap yang ikut ke dubai, karena kondisi Alice yang tidak terlalu baik, stress tinggi, menyebabkan kelelahan, jadi kita apply pergantian pemain ke Tencent, dan untungnya di approved," ujar Isfan di Revival TV.

Seperti yang kita ketahui, Alice sedang memiliki penyakit di tukang belakangnya yang membuat fokus saat bermain suka teralihkan, dan keadaan mental yang sedang tidak sehat.

Isfan memastikan kalau Alice tetap di keep sebagai pemain cadangan, dan jikalau diperlukan akan dimainkan.

Begitu juga dengan Liquid yang ikut sebagai pemain cadangan, menurut Liquid sediri masuk sebagai roaster di Final PMGC 2020 saja sudah membuat dirinya senang.

“Sebenernya seneng sih, bisa masuk ke roster aja udah seneng. Antara main gak main itu urusan belakang yang penting kita mo liat Bigetron juara dlu di PMGC ini.” ujar Liquid.

Runner-up

Bigetron RA dan Aerowolf Limax lolos ke babak final PMGC Season Zero usai masuk 16 besar kualifikasi liga reguler.

Sayangnya Bigetron RA ( BTR RA ) gagal menjadi juara reguler season PUBG Mobile Global Championship PMGC dan melepas hadiah 300.000 dollar AS.

Di sisi lain, perjuangan ekstra keras ditunjukan Aerowolf Limax hingga mampu lolos ke babak final PMGC Season Zero.

Aerowolf Limax sebelumnya hanya sekali bermain pada PMGC Super Weekend pekan pertama dan pada pekan kedua serta ketiga, Potato dkk gagal lolos ke Super Weekend.

Baca juga: Bocoran Manga One Piece Chapter 1001: Usai Monkey D Luffy, Giliran Roronoa Zoro Serang Kaido

Baca juga: Kurohige Mulai Bergerak ke Wanokuni, Simak Jadwal dan Bocoran Anime One Piece 957

Baca juga: Spoiler Drakor Mr Queen Episode 7 Rilis Malam Ini, Raja Cheoljong Tertarik ke Ratu Kim So Yong

Baca juga: Tahun 2021 Lebih Semarak, Ini 10 Drama Korea Terbaru yang Bakal Segera Tayang

Hal tersebut membuat mereka terlempar dari posisi 16 besar ke posisi ke-21 dengan 87 angka.

Beruntung, Aerowolf Limax lolos ke PMGC Super Weekend pekan keempat dan berusaha masuk ke peringkat 16 besar.

Hasilnya satu Winner Winner Chicken Dinner (WWCD) dikantongi Aerowolf Limax dari 15 match yang dimainkannya di PMGC Super Weekend pekan keempat.

Aerowolf Limax akhirnya finish di peringkat ke-15 dengan poin 213 dan lolos ke final PMGC.

Namun peringkat Aerowolf Limax naik lagi satu peringkat setelah tim PUBG Mobile asal Brasil Loops Esports didiskualifikasi.

Loops Esport didiskualifikasi karena berperilaku tidak sportif pada PMGC Super Weekend pekan keempat hari ketiga di match keempat dan kelima.

Sejumlah pemain mereka enggan bertanding dan hanya diam di suatu tempat hingga akhirnya lawan menemukan mereka tanpa berbuat apapun.

Padahal Loops Esports merupakan tim yang tangguh bahkan selalu masuk ke dalam PMGC Super Weekend dalam empat minggu.

Loops Esports bahkan total mengoleksi 468 angka dari empat pekan PMGC Super Weekend yang diikutinya dan berada di peringkat keenam.

Hasil ini membuat tim PUBG Mobile asal Bangladesh yakni A1 Esports yang seharusnya tidak lolos karena berada di peringkat ke-17 akhirnya naik ke posisi 16 dan berhak tampil di PMGC Final.

Di sisi lain, Bigetron RA gagal tampil maksimal pada PMGC Super Weekend pekan keempat dan terlempar ke posisi kedua pada klasemen PMGC Super Weekend overall.

Bigetron RA gagal mendapatkan hadiah 300.000 Dollar AS untuk juara reguler season dan hanya mendapat 125.000 Dollar AS untuk posisi runner-up.

Juara reguler season PMGC diraih oleh tim PUBG Mobile asal China Four Angry Men (4AM).

Namun, Bigetron RA masih memiliki kesempatan untuk membalas 4AM di babak final PMGC Season Zero.

Akan tetapi, belum ada kabar terkait jadwal babak final PMGC yang rencananya bakal digelar di Dubai Uni Emirate Arab Januari 2021.

Untuk grand final PMGC rencananya bakal digelar dalam tiga hari mulai 21 hingga 24 Januari 2021.

Berikut 16 tim yang lolos ke final PMGC:

  1. Four Angry Men (China)
  2. Bigetron RA (Indonesia)
  3. RRQ Athena (Thailand)
  4. Konina Power (CIS/pecahan Uni Soviet)
  5. Klas Digital Athletics (Turki)
  6. Secret Jin (Thailand)
  7. Futbolist (Turki)
  8. Nova QXF (China)
  9. Power888 (Thailand)
  10. Abrupt Slayers (Nepal)
  11. A7 (Brasil)
  12. Zeus (Mongolia)
  13. Natus Vincere (Ukraina)
  14. Aerowolf Limax (Indonesia)
  15. Team Secret (Malaysia)
  16. A1 (Bangladesh)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved