Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Pasca-Libur Natal dan Tahun Baru 2021, Tangerang Raya Kembali Zona Merah Covid-19

Usai libur Natal dan Tahun Baru 2021, Tangerang Raya kembali memasuki zona merah penyebaran Covid-19.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
Istimewa
Kawasan Tangerang Raya yang kembali memasuki zona merah penyebaran Covid-19 pasca-perayaan Natal dan Tahun Baru 2021, Senin (4/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Usai libur Natal dan Tahun Baru 2021, Tangerang Raya kembali memasuki zona merah penyebaran Covid-19.

Tangerang Raya sendiri meliputi Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan.

Terakhir yang masuk zona merah adalah Kabupaten Tangerang pada sebelumnya telah bertahan beberapa bulan di zona oranye penyebaran Covid-19.

Data tersebut didapati dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten sejak 4 Januari 2021.

Dimana, terdapat 393 pasien Covid-19 di Kabupaten Tangerang sedang menjalani perawatan dan 107 orang meninggal karena virus tersebut.

"Betul, baru semalam Kabupaten Tangerang masuk zona merah lagi," ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi saat dihubungi, Selasa (5/1/2021) pagi.

Namun, mengaku kalau kembalinya ke zona merah bukan karena lonjakan angka penularan yang tinggi.

"Bukan karena penularan juga yang tiba-tiba melonjak. Memang kemarin pas kita di zona oranye itu bedanya tipis hanya 0.3 persen dari wilayah lain," ungkap Hendra.

Baca juga: Tangis Rindu Lina Jubaedah Setahun Istri Wafat, Teddy Siap Kupas Tuntas Uang Rizky Febian Rp5 M

Bahkan, tingkat okupansi atau tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 dan Hotel Yasmin sudah penuh.

Hotel Yasmin sendiri merupakan tempat isolasi mandiri untuk pasien OTG yang telah disediakan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Menurut Hendra, di RSUD Kabupaten Tangerang sebanyak 99 tempat tidur ruang isolasi dan 10 tempat tidur ICU sudah penuh dengan pasien Covid-19.

"Trennya masih sama kayak kemarin, penularan di tempat kerja, lalu menularkan di keluarga," sambung Hendra. 

Baca juga: Latar Belakang JJ, Penerima Kokain 122,2 Gram dari Jerman Merupakan Karyawan Aktif

"Wajib 4M, karena sekali lagi rumah sakit penuh, Hotel Yasmin penuh, jaga keluarga jangan sampai terpapar," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved