Breaking News:

Pria Ini 5 Kali Rudapaksa Anak Tiri, Sang Ibu Naik Pitam Usai Curiga Dengar Keluhan Korban

Seorang pria berinisial Sd (34) di Tulangbawang, Lampung melakukan rudapaksa anak tiri sebanyak lima kali berturut-turut.

Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Istimewa
Ilustrasi kekerasan seksual. Seorang pria berinisial Sd (34) di Tulangbawang, Lampung melakukan rudapaksa anak tirinya sebanyak lima kali berturut-turut. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Seorang pria berinisial Sd (34) di Tulangbawang, Lampung melakukan rudapaksa anak tiri sebanyak lima kali berturut-turut.

Aksi bejat warga Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang Lampung itu dilakukan kepada anak tirinya yang masih berusia 10 tahun.

Aksi Sd berakhir setelah ibu kandung bocah berusia 10 tahun itu melaporkan Perbuatan Cabul tersebut kepada pihak kepolisian.

Sd melakukan rudapaksa berawal saat anak tirinya itu mandi sore.

Sedangkan sang ibu kandung langsung naik pitam setelah mendengar anaknya mengeluh sakit perut.

TribunJakarta.com mengutip Tribun Lampung terkait peristiwa tersebut.

Sd telah ditangkap polisi pada Senin (4/1/2021) pukul 01.00 WIB tanpa perlawanan.

"Dia (pelaku) ditangkap saat sedang berada di rumahnya di Gedung Meneng," ungkap Kapolsek Dente Teladas AKP Rohmadi, mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Andy Siswantoro, Selasa (05/01/2021).

Pelaku pencabulan di Tulangbawang inisial Sd (34), saat diamankan di Mapolsek Dente Teladas, Selasa (5/1/2021). Sd tega cabuli anak tiri yang masih berusia 10 tahun.
Pelaku pencabulan di Tulangbawang inisial Sd (34), saat diamankan di Mapolsek Dente Teladas, Selasa (5/1/2021). Sd tega cabuli anak tiri yang masih berusia 10 tahun. (Tribunlampung.co.id/Endra Zulkarnain)

Ancaman Pelaku

Kapolsek Dente Teladas AKP Rohmadi menuturkan pelaku selalu mengancam untuk tak cerita perbuatan bejatnya kepada keluarga.

Pelaku, kata Rohmadi, mengancam sambil menunjuk-nunjuk ke arah korban menggunakan jarinya.

"Hasil pemeriksaan oleh petugas kami, terungkap, aksi bejat ayah tirinya tersebut sudah terjadi sebanyak 5 kali."

"Pada Maret sebanyak 2 kali, Oktober sebanyak 1 kali dan Desember sebanyak 2 kali, semuanya di tahun 2020," ungkap AKP Rohmadi, Selasa (5/1/2021).

Saat ini pelaku sudah ditahan di mapolsek Dente Teladas.

Korban Mandi Sore

Aksi bejat pria rudapaksa anak tiri berusia 10 tahun di Tulangbawang terjadi pada Desember 2020.

Seorang ayah, Sd (34) di Kecamatan Gedung Meneng, Tulangbawang tega cabuli anak tiri, inisial A, yang masih berusia 10 tahun, hingga lima kali berturut-turut.

Kapolsek Dente Teladas AKP Rohmadi mengungkapkan, ibu korban menceritakan, aksi pencabulan tersebut dilakukan suaminya sekira pukul 16.05 WIB.

Ketika itu, korban hanya berdua saja dengan ayah tirinya di rumah.

Rohmadi menyebut, pelaku Sd menyuruh korban untuk segera mandi.

Tetapi korban menjawab nanti.

Sehingga, membuat ayah tirinya ini marah dan memaksa korban untuk segera mandi.

Korban pun langsung mandi setelah mendengar kemarahan ayah tirinya itu.

Seusai mandi, korban masuk ke kamar untuk berganti baju.

Belum sempat memakai baju, lanjut Rohmadi, ayah tirinya tiba-tiba masuk ke dalam kamar korban yang hanya ditutup hordeng tanpa ada pintu.

"Ayah tiri ini langsung berbuat cabul, memegang alat kelamin korban sehingga korban kaget," kata AKP Rohmadi, Selasa (5/1/2021).

Seketika itu, lanjut Rohmadi, Sd lantas mendorong korban ke kasur.

"Tersangka lalu menindih korban dan melakukan hubungan layaknya suami istri," terang AKP Rohmadi.

Keluhan Sakit Perut

Aksi pria rudapaksa anak tiri berusia 10 tahun terbongkar setelah keluhan sakit perut.

Kapolsek Dente Teladas AKP Rohmadi mengungkapkan, korban A mengeluhkan sakit perut kepada ibunya.

Karena curiga, ibu korban lalu bertanya kepada korban perihal sakit yang diderita korban.

Betapa kagetnya ibu korban, ketika A menjawab jika ia sudah dinodai oleh ayah tirinya.

"Mendengar pengakuan A, ibu korban langsung naik pitam."

"Ibu korban langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Dente Teladas pada Minggu (03/01/2021) siang," papar AKP Rohmadi, Selasa (5/1/2021).

Baca juga: Pelihara di Ruang Kerja, Cerita Kapolsek Cakung Penikmat dan Rasa Nostalgia Saat Melihat Ikan Cupang

Baca juga: Catat 8 Obat Tradisional Berkhasiat Mengatasi Sakit Gigi Berlubang, Air Garam hingga Jeruk Nipis

Baca juga: Polri Minta Hakim Tolak Semua Gugatan Permohonan Kubu Muhammad Rizieq Shihab

Peristiwa Serupa

Ayah Rudapaksa Anak Kandung

Seorang ayah di Ogan Ilir 24 kali rudapaksa anak kandung, modus belikan HP dan ajak main game bareng ditetapkan sebagai tersangka, Senin (4/1/2021).
Seorang ayah di Ogan Ilir 24 kali rudapaksa anak kandung, modus belikan HP dan ajak main game bareng ditetapkan sebagai tersangka, Senin (4/1/2021). (TRIBUN SUMSEL/M ARDIANSYAH)

HJ (45) seorang ayah merudapaksa anak kandungnya sendiri sebanyak 24 kali di Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Pelaku menggunakan modus membelikan HP untuk korban dan mengajaknya main game bareng.

Aksi bejat pelaku sering dilakukan bila sang istri tidak ada di rumah.

Sang anak yang ditemani ibunya lalu melaporkan kejadian rudapaksa itu ke Polres Ogan Ilir.

Pelaku pun ditangkap Unit II Subdit III Jatanras Polda Sumsel, Minggu (3/1/2021).

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi menjelaskan, saat ini tersangka sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif.

Sedangkan, untuk korban juga dilakukan pemeriksaan di Polres Ogan Ilir.

"Untuk korban yang masih berumur 12 ini, merupakan anak kandung tersangka. Dari keterangan sementara, tersangka ini sudah 24 kali melakukan tindak asusila terhadap anaknya," ujar Supriadi, Senin (4/1/2021).

Menurut Supriadi, dari pemeriksaan terhadap tersangka,ia mengaku untuk melancarkan aksinya dengan menggunakan modus membelikan korban ponsel.

Setelah membelikan ponsel, korban diajak main game bersama.

Hal itu, sering dilakukan tersangka terlebih bila sang istri sedang tidak ada di rumah.

Setidaknya, pengakuan tersangka sudah 24 kali melakukan rudapaksa terhadap anak kandungnya tersebut.

"Anggota yang mendapat laporan, langsung bergerak ke Pemulutan Ogan Ilir. Saat itu, tersangka berada di rumah orangtua istri. Ia datang untuk menjemput istri dan anaknya yang kabur dari rumah, karena sang istri mengetahui perlakukan tersangka terhadap anaknya," ungkap Supriadi.

Saat ini, pelaku masih dilakukan pemeriksaan dan ditahan di Polda Sumsel. Akan tetapi, nantinya menurut Supriadi akan dilimpahkan ke Polres Ogan Ilir.

Artikel ini telah tayang di tribunlampung.co.id dengan judul BREAKING NEWS Cabuli Anak Tiri Berusia 10 Tahun, Ayah di Tulangbawang Diciduk Polisi, .

Artikel ini telah tayang di tribunlampung.co.id dengan judul Cabuli Anak Tiri hingga 5 Kali, Ayah di Tulangbawang Ancam Korban

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved